Kasus Covid-19 Terus Menurun, Denpasar Hanya Tambah 27 Orang Positif

  • Whatsapp
JURU Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. foto: dok

DENPASAR – Tambahan kasus positif covid-19 di Kota Denpasar terus menurun dalam sebulan terakhir ini. Berdasarkan data yang dirilis Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, Minggu (26/9/2021), ibu kota provinsi Bali ini hanya terjadi penambahan 27 orang terkonfirmasi positif.

Kabar baiknya, pasien sembuh juga secara konsisten jumlahnya lebih banyak dari tambahan kasus baru. Di hari yang sama Minggu (27/9), pasien sembuh sebanyak 32 orang. Pun pada kasus kamatian juga makin menurun, dimana hanya satu pasien covid-19 tutup usia.

Bacaan Lainnya

Saat dikonfirmasi, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai membenarkan kasus covid-19 di Denpasar sudah semakin menurun dan melandai. Namun pihaknya tetap mengimbau masyarakat tidak lengah dan tidak kendur menerapkan protokol kesehatan, karena nyatanya penularan virus covid-19 masih ditemukan.

“Kondisi ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid sewaktu waktu bisa kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM,” harap Dewa Rai

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 37.328 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 35.805 orang (95,92) persen), meninggal dunia sebanyak 970 orang (2,60 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 553 orang (1,48 persen).

Baca juga :  Monitoring Evaluasi MCP Triwulan I KPK RI di Badung, Giri Prasta Komit Jadikan Badung Kabupaten Maju dan Bebas Korupsi

Dewa Rai juga mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 3 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbaunya. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.