Baiq Isvie Rupaedah, Satu-satunya Perempuan di “Lautan” Legislator Pria

  • Whatsapp
Baiq Isvie Rupaedah. Foto: ist
Baiq Isvie Rupaedah. Foto: ist

MATARAM – Semangat dan perjuangan Raden Adjeng (RA) Kartini mengangkat kaum perempuan dari penindasan budaya patriarki abadi menjadi inspirasi kaum Hawa hingga kini. Spirit tersebut mendasari Baiq Isvie Rupaedah, Ketua DPRD NTB periode 2019-2024. Yang istimewa, selain menjadi nakhoda legislatif, politisi Partai Golkar asal Lombok Timur Utara itu juga tercatat sebagai satu-satunya perempuan di antara “lautan” legislator pria di institusi yang dia pimpin.  

Prinsip kebangkitan dan kesetaraan kaum perempuan yang dibidani RA Kartini, baginya, tidak sekadar kata-kata manis yang ramai dibicarakan setiap tanggal 21 April, sebagai hari kelahiran Kartini. “RA Kartini adalah spirit perjuangan. Maka, semangatnya yang membuat kesetaraan bagi perempuan wajib diaplikasikan dalam kiprah saya di bidang politik saat ini,” tutur Isvie, Rabu (21/4/2021).

Bacaan Lainnya

Dalam praktiknya, dia bertekad terus memprioritaskan kebijakan tentang pendidikan, pro-perempuan serta anak. Berlatar belakang pendidik (dosen), dia memperjuangkan kebijakan anggaran di NTB berpihak proporsional kepada perempuan dan anak. 

Satu-satunya perempuan dari 65 anggota DPRD NTB, Isvie mengaku tidak minder bersanding dengan unsur pimpinan dari kaum Adam. Menjadi pimpinan di legislatif dinilai sebagai amanah mulia, dan menuntut tanggung jawab tinggi. 

Baca juga :  8.759 KK di Bangli Terima BST

Insya Allah, sesuai sumpah-janji sebagai pimpinan DPRD NTB, saya akan selalu menjaga kepercayaan yang diberikan guna menjadikan lembaga DPRD senantiasa mendapat kepercayaan rakyat dalam mengemban fungsi konstitusionalnya. Juga menjaga proses demokrasi sesuai rambu-rampu konstitusi,” ucapnya.

Dia sangat menyadari melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat jelas bukan pekerjaan gampang. Pelbagai tantangan dan kendala niscaya menghampiri. Selain melanjutkan tugas masa jabatan sebelumnya, termasuk penyelesaian pekerjaan yang belum tuntas, posisinya saat ini juga mengingatkan untuk terus berupaya mengembangkan iklim kerja yang kondusif. Pun meningkatkan kinerja bagi terwujudnya visi dan misi NTB yang Gemilang.

Menimbang itu, dia berharap ada sinergitas dan kekompakan seluruh anggota DPRD dan Gubernur berikut seluruh jajaran untuk suksesnya pemerintahan di NTB. “Bunga melati kembangnya lebat, datang lebah untuk mengisap. Sahabat sejati memberi nasihat, agar diri ini tidak tersesat,” kata Isvie melantunkan pantun. 

Tak hanya sosok Kartini yang menjadi inspirasi baginya. Sang ibu, dialah sosok yang juga benar-benar menjadi sumber dari segala semangatnya. Isvie bertutur ibunya seorang ibu dan istri yang luar biasa, yang selalu menjadi teladan untuk dia sebagai istri sekaligus menjadi seorang pemimpin. Singkat kata, dari sang bunda dia belajar banyak hal.

Di era milenial ini, lanjut Isvie, emansipasi benar-benar memberi kesempatan yang sama bagi perempuan untuk berprestasi di berbagai bidang. Sama halnya dengan yang dilakukan pria. Namun, dalam gempita semangat emansipasi, dia mengingatkan perempuan tetap harus dalam kodratnya. “Perempuan era milenial bukan hanya harus bisa mengejar mimpi, juga berbakti kepada keluarga,” serunya.

Baca juga :  12 Pelanggar Prokes di Tembuku Disanksi

Isvie tak keberatan membagikan tips agar kaum perempuan sukses dalam berbagai bidang yang ditekuni, konsisten, disiplin, kerja keras dan berdoa. “Jika semua itu kita lakukan, Insya Allah kita akan dapat mengejar kesuksesan yang kita inginkan,” urainya menandaskan. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.