Giri Prasta Dukung “Nyekah” Massal di Desa Adat Punggul

  • Whatsapp
BUPATI Giri Prasta (kanan) saat menghadiri Karya Atma Wedana/Nyekah massal Desa Adat Punggul, Kecamatan Abiansemal, Senin (21/12/2020) malam. Foto: ist
BUPATI Giri Prasta (kanan) saat menghadiri Karya Atma Wedana/Nyekah massal Desa Adat Punggul, Kecamatan Abiansemal, Senin (21/12/2020) malam. Foto: ist

MANGUPURA – Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, menghadiri karya Atma Wedana/Nyekah  massal Desa Adat Punggul, Kecamatan Abiansemal, Senin (21/12/2020) malam. Kehadiran Bupati disambut Anggota DPRD Badung asal Punggul, I Gede Suardika; Pj. Perbekel Punggul, I Gst Ngr. Anom Bali Putra; Bendesa Adat Punggul, I Nyoman Murjaya, serta tokoh masyarakat.

Saat itu, Bupati Giri Prasta menyerahkan bantuan punia secara pribadi sebesar Rp25 juta untuk kegiatan nyekah massal yang diikuti sebelas sawa. ‘’Kami selaku pemerintah sangat mengapresiasi pelaksanaan karya yang dilaksankan secara massal,’’ kata Giri Prasta.

Bacaan Lainnya

Kata Bupati, pihaknya hadir untuk turut serta mendoakan agar yadnya yang dilaksanakan berjalan dengan baik. ‘’Kami juga mengharapkan karya seperti ini dapat dilaksanakan di desa lainya. Disamping dapat menekan biaya, juga mempererat pasemetonan krama desa. Dan kami pemerintah akan siap membantu pelaksanaan karya yang dilakukan secara bersama-sama,’’ lugas bupati, menambahkan, pihaknya akan siap mendukung segala pembangunan di Desa Punggul sehingga Punggul menjadi desa mandiri. 

Sementara itu, Ketua Panitia I Gede Sukasta menyampaikan, terima kasih atas kehadiran Bupati Badung pada karya nyekah massal di Desa Adat Punggul. Dijelaskan, pelaksanaan karya ini sudah berdasarkan awig-awig desa adat. Dimana setiap tiga tahun sekali, sekurang-kurangnya ada 11 sawa, wajib dilaksanakan nyekah masal. Dana upacara bersumber dari kas desa adat serta dana punia dari masyarakat.

Baca juga :  Siswa Belajar di Rumah, Orangtua dan Guru Keluhkan Pembelian Kuota

Lebih lanjut disampaikan, dudonan karya diawali sejak Minggu (6/12/2020) dengan nyukat genah wewangunan. Dilanjutkan, Minggu (20/12/2020) ngangget don bingin, dan Senin (21/12/2020) puncak karya, mejay- jaya dan purwa daksina. Pada Selasa (22/12/2020) meprelina, meajar-ajar ke segara Goa Lawah, mepamit dan ngelinggihangnas

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.