POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Dua tunggal putri muda Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dan Thalita Ramadhani Wiryawan, membawa semangat Piala Uber 2024, di mana Indonesia mencapai final, untuk debut mereka di turnamen beregu putri itu pada edisi 2026.
Memasuki hari ketiga pemusatan latihan di Horsens, Denmark, Senin (20/4/2026), Kadek Dhinda (19 tahun) dan Thalita (18 tahun) mengaku antusias menjalani persiapan bersama tim, sekaligus menatap peluang tampil jika dipercaya turun di pertandingan.
“Pasti senang sekali bisa terpilih mewakili Indonesia di tim Uber, dan tentu sangat antusias menantikan pertandingan,” kata Kadek Dhinda dalam keterangan resmi PBSI.
Thalita, yang menjadi pemain termuda dalam skuad, memilih untuk menikmati proses tanpa terbebani ekspektasi. “Saya di sini yang paling muda, jadi ingin menikmati saja. Tidak mau dijadikan beban, tapi mencoba tampil lepas,” ujar dia.
Baik Kadek Dhinda dan Thalita juga mengungkapkan dukungan dari pemain senior menjadi faktor penting dalam membangun kesiapan menjelang turnamen beregu tersebut.
Menurut Thalita, suasana tim yang solid membantu para pemain muda beradaptasi dengan cepat. “Kakak-kakak memberikan dukungan penuh. Kami juga terus membangun komunikasi dan chemistry, tidak ada jarak,” kata dia.
Kadek Dhinda menambahkan interaksi antarpemain berjalan intens selama pemusatan latihan. “Setiap hari kami saling berbagi dan berdiskusi. Kakak-kakak berusaha membuat suasana tim nyaman dan terbuka,” ujar dia, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.
Kadek Dhinda juga menyebut momen final Piala Uber 2024 menjadi inspirasi tersendiri bagi dirinya untuk berkontribusi bagi tim. “Saya waktu itu menonton di televisi dan melihat perjuangan tim sangat luar biasa. Sekarang ingin merasakan momen itu dan berusaha menyumbang poin jika diberi kesempatan,” ungkap pemain asal Badung, Bali itu.
Tim Indonesia saat ini terus mematangkan persiapan, baik dari sisi teknik maupun fisik, menjelang bergulirnya Piala Thomas dan Uber 2026. Di Piala Uber 2026, skuad Merah Putih tergabung di Grup C bersama Taiwan, Kanada, dan Australia. yes
























