POSMERDEKA.COM, JAKARTA – Vietjet mengumumkan pembukaan lima rute baru antara Vietnam dan China sekaligus menandatangani dua perjanjian strategis besar dengan SPDB Financial Leasing untuk pembiayaan 10 pesawat COMAC C909, serta dengan AVIC Cabin Systems untuk pengembangan interior pesawat dan industri pendukung aviasi.
Pengumuman ini disampaikan dalam rangka kunjungan kenegaraan Sekretaris Jenderal dan Presiden Vietnam, To Lam, ke China atas undangan Sekretaris Jenderal dan Presiden China, Xi Jinping, Jumat (17/4/2026), yang menegaskan semakin eratnya hubungan bilateral serta kolaborasi lintas sektor, termasuk aviasi, keuangan, dan industri.
Dalam ajang Investment Cooperation Conference di Beijing, Vietjet memperkenalkan lima rute baru: Hanoi–Hangzhou, Hanoi–Enshi, Hanoi–Huangshan, Ho Chi Minh City–Guilin, serta Ho Chi Minh City–Huangshan. Rute Hanoi–Enshi dan Ho Chi Minh City–Guilin telah mulai beroperasi sejak awal April 2026.
Selama lebih dari satu dekade, Vietjet telah mengoperasikan 131 rute antara Vietnam dan China, dengan hampir 70.000 penerbangan dan melayani sekitar 14,5 juta penumpang, serta menghubungkan 55 kota di China dengan destinasi utama di Vietnam.
Sebagai bagian dari strategi pertumbuhan, Vietjet menandatangani perjanjian dengan SPDB Financial Leasing (SPDBFL), anak perusahaan dari Shanghai Pudong Development Bank, untuk pembiayaan pesawat melalui skema operating lease hingga 10 unit COMAC C909.
Kerja sama ini menjadi landasan bagi pengoperasian pesawat COMAC pada rute antara Vietnam dan China, sekaligus memungkinkan Vietjet memperluas dan memodernisasi armadanya melalui skema pembiayaan yang lebih beragam. Sejalan dengan ekspansi jaringan dan armada, Vietjet juga menjalin kerja sama komprehensif dengan AVIC Cabin Systems untuk pengembangan interior pesawat dan penguatan industri pendukung aviasi.
Dalam kesempatan tersebut, COMAC University juga menganugerahkan gelar Distinguished Professor kepada Chairwoman Vietjet, Nguyen Thi Phuong Thao, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam pengembangan riset dan teknologi penerbangan, serta perannya dalam mendorong kerja sama internasional.
Nguyen Thi Phuong Thao, Chairwoman Vietjet, menyampaikan, kolaborasi antara Vietjet, Sovico, dan para mitra terkemuka di China membuka peluang pengembangan baru—tidak hanya bagi bisnis, tetapi juga bagi ekosistem ekonomi kedua negara secara luas. rap
























