POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Memeriahkan Pekan Budaya Gianyar serangkaian Hari Ulang Tahun ke-225 Kota Gianyar, Pemkab Gianyar menggelar lomba band kategori umum di utara Pasar Rakyat Gianyar, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini menjadi ajang unjuk kreativitas sekaligus hiburan bagi masyarakat.
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar, I Wayan Adi Parbawa, menyampaikan, lomba tersebut dirancang sebagai ruang bagi musisi, khususnya generasi muda, untuk mengekspresikan kemampuan mereka dalam bidang musik. Dia juga menyebut Bupati Gianyar mendukung penuh kegiatan itu, sebagai wadah bagi para musisi, generasi muda, ataupun musisi disabilitas di Bali untuk menyalurkan bakatnya melalui kompetisi yang sehat dan profesional. Pun menjadi bagian dari upaya memperkuat citra Gianyar sebagai kota seni yang tidak hanya berakar pada tradisi.
“Ini sekaligus menjadi momentum untuk menegaskan bahwa Gianyar tetap konsisten sebagai pusat seni di Bali, yang mampu beradaptasi dengan perkembangan musik kekinian,” jelasnya.
Lebih lanjut Adi Parbawa berharap para peserta dapat menyuguhkan penampilan yang kreatif dan inovatif dengan tetap mengangkat nuansa lokal. “Kami berharap setiap band mampu menghadirkan sentuhan etnik Bali dalam aransemen mereka, sebagai bentuk penghormatan terhadap identitas Gianyar sebagai Kota Budaya,” pesannya.
Panitia Pelaksana sekaligus juri lomba, I Kadek Artawan, menambahkan, sebanyak 12 band ikut ambil bagian dalam kompetisi ini diantaranya Can Band, Thunder Wave, Fusionera, Sunari, SiputGila x Seradiant, Super Beatz, Rising Star, Five Way, Dass Shine, The Cool Kids Band, Karina Sunrise, dan Vianova.
Setiap band akan membawakan dua lagu. Pertama lagu wajib terdapat tiga pilihan lagu daerah Bali yang di-midley seperti Don Dapdape, Janger, Meong-meong. Kedua, pilihan lagu yang bisa dibawakan antara lain Semut Hitam dari God Bless, Cemburu dari Dewa 19, Beraksi dari Kotak, Menghujam Jantungku dari Tompi, Arjuna dari Dewa 19, Highway Star dari Deep Purple, Uptown Funk dari Bruno Mars, It’s My Life dari Bon Jovi, September dari Earth, Wind & Fire, dan terakhir Sweet Child O’ Mine dari Guns n Roses.
“Aransemen lagu wajib harus merupakan karya orisinal dari masing-masing peserta, sementara lagu pilihan dipilih dari karya-karya yang sudah dikenal memiliki kualitas musikal yang baik,” tegasnya.
Demi menjaga kualitas lomba, Pemkab Gianyar menghadirkan juri yang memiliki integritas dan kemampuan mumpuni dibidangnya seperti I Wayan Balawan, Ketut Sumerjana dan I Kadek Artawan. adi






















