POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Penataan kabel utilitas dengan sistem bawah tanah di kawasan Ubud menuai apresiasi. Langkah ini dinilai sebagai terobosan penting dalam mempercantik wajah pariwisata, sekaligus menjaga kelancaran aktivitas adat masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Gianyar, Tjokorda Gde Asmara Putra Sukawati, menilai program hasil sinergi Pemkab Gianyar bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) tersebut patut didukung dan diperluas. Menurutnya, selama ini keberadaan kabel udara kerap merusak estetika kawasan, bahkan menghambat pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan. “Dengan sistem bawah tanah, lingkungan jadi lebih rapi dan nyaman. Ini juga menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di kawasan wisata seperti Ubud,” ujarnya.
Dia menambahkan, dalam prosesi adat seperti ngaben yang menggunakan bade tinggi, kabel udara sering menjadi kendala. Tak jarang masyarakat harus menurunkan kabel atau bahkan mengalami kerusakan sarana upacara. “Sekarang tidak lagi ada hambatan. Upacara berjalan lancar, masyarakat juga tidak terbebani biaya tambahan,” tegasnya.
Dari sisi pariwisata, penataan ini turut memperkuat citra Bali sebagai destinasi dunia. Wisatawan dapat menikmati keindahan alam dan budaya tanpa terganggu kabel yang semrawut. “Ini langkah maju. Ke depan diharapkan bisa diterapkan di seluruh Bali,” tandasnya. adi
























