BANGLI – Sehari sebelum jadwal pemungutan suara, Polres Bangli menggelar apel pergeseran pasukan (serpas) di Lapangan Kapten Mudita, Bangli, Selasa (8/12/2020). Apel ini bertujuan memastikan kesiapsiagaan jajaran dalam mengamankan pelaksanaan Pilkada Bangli, 9 Desember 2020. Apel dipimpin Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, diikuti 765 personel gabungan dari Polres Bangli dengan didukung Satuan Brimob dan Sabhara Polda Bali, serta tiga polres “tetangga” yakni Polres Buleleng, Gianyar dan Klungkung.
Karena pelaksanaan Pilkada masih dalam situasi pandemi Covid-19, Kapolres menginstruksikan anggotanya yang bertugas pengamanan untuk turut mendisiplinkan penerapan protokol kesehatan (prokes). Personel harus dipastikan dalam keadaan sehat dan melengkapi diri alat pelindung diri (APD).
Lebih jauh diutarakan, pembagian tugas untuk Brimob dan Sabhara Polda Bali yakni melaksanakan penyekatan di wilayah Kota Polres Bangli di perbatasan Bangli-Gianyar di wilayah Polsek Susut, Polres Klungkung di wilayah Polsek Tembuku, dan Polres Buleleng penyekatan di wilayah Kintamani. Tugas utama penyekatan adalah pengamanan mako dan patroli ke daerah-daerah rawan dengan dikendalikan kapolsek.
Kapolres juga mengimbau masyarakat yang datang ke TPS menaati prokes seperti memakai masker, bagi masyarakat yang suhu tubuhnya 37,3 derajat Celcius ke atas akan memilih di bilik khusus. Kemudian pemilih yang melaksanakan pencoblosan tangannya akan ditetesi tinta oleh KPPS, tidak dicelup, dan setelah mencoblos langsung pulang ke rumah masing-masing. “Tidak ada yang berkerumun. Kami akan melakukan pencegahan agar tidak ada kerumunan di TPS,” tegasnya.
Lebih lanjut disampaikan, warga dilarang memasuki TPS kecuali diminta KPPS, atau ada sesuatu peristiwa yang membahayakan jiwa seseorang. Pun bila ada suatu peristiwa yang menurut pertimbangan berdasarkan kewenangan diskresi kepolisian dan bisa dipertanggungjawabkan. Ditambahkan pula, dalam pengamanan pilkada ini personel yang dikerahkan terdiri dari personil pengamanan TPS Polres Bangli sebanyak 394 orang, pengamanan TPS mako dari Polda Bali dan Polres Gianyar sebanyak 216 personel, penyekatan dari BKO Brimob, Sabhara Polda Bali, Polres Klungkung, Polres Gianyar, dan Polres Buleleng sebanyak 155 orang. gia
























