MANGUPURA – Klub pendatang baru, Putra Angkasa Kapal (Badung) sebagai salah satu favorit juara, secara mengejutkan ditahan imbang 0-0 saat bersua skuad muda Perseden Denpasar yang 100 persen diperkuat pemain Porprov, pada laga perdana penyisihan Grup Y babak 6 besar Liga 3 Rayon Bali 2022, di Stadion Yoga Perkanthi Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (6/9/2022).
Bahkan, jika saja Wasit Gede Gangga Argi Putra dari Buleleng lebih fair memimpin, Perseden seharusnya bisa memenangkan pertandingan yang diwarnai hujan kartu kuning dan dua kartu merah tersebut.
Yang jadi sorotan tentu kartu merah yang diterima bek sayap Putra Angkasa, Made Antha Wijaya. Pemain yang akrab disapa Mucin itu diganjar kartu merah langsung oleh wasit pada menit ke-67 karena memukul gelandang Perseden, Ketut Ukir Candra Wijaya. Ironisnya Candra yang terkapar kena pukulan malah dihukum juga dengan kartu kuning.
Apa dasarnya wasit memberi Candra kartu kuning, padahal dia terjatuh saat kena pukul dan tidak bereaksi apa-apa. Tapi ujung-ujungnya, dua menit berselang (menit 69) akhirnya Candra juga diganjar kartu merah setelah menerima kartu kuning kedua akibat wasit terpropokasi para pemain Putra Angkasa.
”Betul-betul keputusan wasit yang sangat janggal. Kualitas wasit sangat parah, mestinya panitia dalam hal ini Asprov PSSI Bali menugaskan wasit-wasit yang kualitasnya lebih baik, apalagi ini babak enam besar,” kritik Pelatih Kepala Perseden, Made Pasek Alit (MPA) usai laga tersebut.
Selain dua kartu merah, wasit Gede Gangga juga mengeluarkan empat kartu kuning yang kesemuanya diborong pemain Putra Angkasa yakni; Gabriel Oswaldo Agleo, Putu Ari Krisnawan, Nyoman Andika Permana dan I Dewa Gede Putra Setiawan. Ini memberi isyarat betapa keteternya tim besutan Nyoman Ambara itu menahan serangan Perseden.
Laga tersebut memang lebih banyak didominasi anak-anak Laskar Catur Muka muda (julukan Perseden). Sehingga satu-satunya cara untuk menghadang Perseden mencetak gol, terpaksa para pemain Putra Angkasa melakukan pelanggaran. ”Akibatnya, ada juga pemain kami mengalami cedera,” imbuh Pasek Alit.
Sementara Manajer Tim Perseden, Made Diatmika memberi apresiasi semangat timnya yang tampil luar biasa menghadapi Putra Angkasa, salah satu tim favorit juara.
Dia juga menilai timnya banyak punya peluang mencetak gol untuk memenangkan pertandingan. ”Anak-anak sudah tampil sangat maksimal, bahkan diluar ekspektasi kami. Sayang keberuntungan belum memihak,” ujar Diatmika.
Dengan hasil imbang ini, Putra Angkasa dan Perseden sama-sama mengantongi nilai 1 (lihat daftar klasemen sementara di bawah, -red). Perseden akan melakoni laga kedua yang menentukan melawan PSAD Udayana pada Jumat (9/9/2022), sementara Putra Angkasa akan menghadapi PSAD Udayana pada 12 September mendatang. yes
KLASEMEN SEMENTARA 6 BESAR
Grup X
1.Tunas Muda 1 0 1 0 1-1 1
2.Singaraja ZFP 1 0 1 0 1-1 1
3.Perseden 0 0 0 0 0-0 0
Jadwal Kamis (8/9/2022)
Tunas Muda v PS Badung
(pukul 15.00 Wita)
Grup Y
1.Putra Angkasa 1 0 1 0 0-0 1
2.Perseden 1 0 1 0 0-0 1
3.PSAD Udayana 0 0 0 0 0-0 0
Jadwal Jumat (9/9/2022)
Perseden v PSAD Udayana
(pukul 15.00 Wita)
























