Tim SAR Temukan Orang Tersesat di Jalur Pendakian Batukaru

  • Whatsapp
Foto: tersesat 01 Tim SAR berhasil mengevakuasi seorang pendaki Gunung Batukaru, Tabanan pada Rabu (26/8). Foto: ist
Foto: tersesat 01 Tim SAR berhasil mengevakuasi seorang pendaki Gunung Batukaru, Tabanan pada Rabu (26/8). Foto: ist

TABANAN – Salah seorang dari rombongan yang sembahyang di Pura Pucak Kedaton, Gunung Batukaru, Kecamatan Penebel, Tabanan, AA Oka Ariawan (42), sempat dikabarkan tersesat. Warga yang beralamat di Denpasar Utara itu akhirnya berhasil ditemukan pada Rabu (26/8).

Peristiwa pendaki tersesat itu bermula ketika Oka bersama rombongan berjumlah 24 orang, usai melaksanakan persembahyangan di Pura Puncak Kedaton. Menyusul laporan dari salah seorang rekan pendaki, AA Dwijarkara, yang menginformasikan hal itu pada Selasa (25/8) malam sekitar pukul 22.50 Wita.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Gede Darmada, pun membenarkan kabar tersebut. Dikatakan, rombongan yang melakukan persembahyangan itu datang sekitar pukul 09.00 Wita. Usai sembahyang, sekitar pukul 17.00 Wita, satu orang di antaranya terpisah dari rombongan.

Baca juga :  Gerindra dan PSI Dukung Jaya-Wira, Sanjaya Layak Pimpin Tabanan

“Terkait laporan tersebut, kami tindaklanjuti dengan memberangkatkan dua SRU yang terdiri 11 orang. Kami menuju ke lokasi yang dilaporkan, dan bergabung dengan SAR dan unsur lainnya,” ujar Darmada.

Pada dini hari tim sudah berada di posko, dan selanjutnya berkoordinasi dengan Kapolsek Penebel AKP I Made Subadi, SAR Samapta Polda Bali, BPBD Tabanan, juga dengan pecalang setempat, dan Kelian Banjar Kesambian, Desa Jatiluwih.

“Dari beberapa kali kami menangani hal seperti ini, biasanya mereka tersesat karena kelelahan, sehingga salah memilih jalur. Apalagi yang bersangkutan menuruni lereng gunung sendirian dan mendahului rombongan,” ujarnya.

Saat mulai penyisiran pada Rabu (26/8) sekitar pukul 01.30 Wita, tim melalui jalur yang dilalui rombongan tersebut. Sekitar limajam kemudian, pukul 06.21 Wita, tim berhasil menemukan orang yang dilaporkan hilang tersebut. Orang yang dikatakan tersesat itu diduga melewati jalur barat dekat Pura Luhur Pucak Petali. Jalan yang dilalui itu bukan merupakan jalur utama. “Dia (Oka) juga mengaku sempat mengalami keram,” ujar Darmada.

Baca juga :  Masyarakat Jangan Panik Lihat Angka Kenaikan Positif, Ini Penjelaskan GTPP Covid-19 Denpasar

Dia mengimbau kepada siapapun yang melakukan pendakian di gunung agar menyiapkan diri dengan logistik, fisik, dan kemampuan mengenal medan alam bebas. Gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.