Dari Kejurnas Taekwondo 2026, TI Bali Bawa Pulang 4 Medali, Gede Krisyana Atlet Terbaik

ILUSTRASI - Para atlet, ofisial dan manajer tim Kontingen Taekwondo Bali foto bersama disela-sela Babak Kualifikasi (BK) PON XXI di GOR POPKI Cibubur, Jakarta Timur (27-30 Oktober 2023). foto: dok

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Tim taekwondo Bali membawa pulang 4 medali dari keikutsertaanya dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo 2026 yang berlangsung di GOR Sempaja, Samarinda, Kalimantan Timur (23-25 April 2026).

Menurut keterangan Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Bali I Wayan Sumada, dalam Kejurnas tersebut, TI Bali menurunkan 4 atlet Kyorugi dan 4 atlet Poomsae. Tim Bali didampingi Manager Tim,
I Putu Juni Antara, S. Ikom serta sejumlah pelatih seperti I Gusti Agung Made Pranata Astawa, S. Pd (pelatih kepala kyorugi) dan I Putu Bayu Satrya Mahottama Suarbawa, S.T.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Tim Bali juga didampingi tiga pelatih Poomsae yakni; Tri Ratno Mulyo J, Gregorius Gery Rama Ngaham
dan Aurelia Feriani Putri. ”Setelah berjuang selama tiga hari, astungkara kami akhirnya berhasil membawa pulang 4 medali, yang terdiri dari 2 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu,” ungkapnya saat dikonfirmasi posmerdeka.com, Rabu (29/4/2026).

Dua medali emas Bali dipersembahkan I Gede Krisyana Wedantha yang bertanding di katagori Kyorugi Kelas Under 55 kg Junior Putra. Taekwondoin dari Dojang Dinasty TNI AL Denpasar ini juga dinobatkan sebagai atlet terbaik dalam kejurnas itu. Gede Krisyana juga merupakan taekwondoin kebanggan SMA Negeri 2 Denpasar yang sedang duduk di kelas 11.

Medali emas kedua Bali disumbangkan Natalia Putri Aurel Angelica Sena yang bertanding di katagori Kyorugi Under 42 kg Junior Putri. Taekwondoin ini tercatat sebagai siswi di SMP Negeri 3 Denpasar.

Kemudan satu medali perak Bali diraih I Gede Tristan Dananjaya yang bertanding di katagori Poomsae Individu Cadet Putra. Atlet ini tercatat sebagai siswa di SD Adhi Mekar Indonesia. Dan satu medali perunggu disabet Ainun Ammarasari Wibowo di katagori Poomsae Individu Junior Putri. Atlet ini tercatat sebagai siswa di SMP Negeri 1 Sukawati Gianyar.

450 Atlet
Kejurnas Taekwondo 2026 diikuti 450 atlet muda dari 31 provinsi. “Harapan saya, dari Kejurnas ini akan terlihat hasil dari program pembinaan serta lahir kader-kader atlet baru dari seluruh wilayah Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke,” harap Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Letjen TNI Richard Tampubolon, dalam keterangan persnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tampil di Kejurnas bukan hal yang mudah, sehingga para atlet harus memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. “Tidak semua atlet memiliki kesempatan untuk tampil di ajang nasional. Sehingga keikutsertaan ini merupakan sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab,” Richard menambahkan.

Richard tak mau para atlet muda taekwondo sekadar mengejar prestasi di kejurnas. Dia menuntut atlet untuk juga menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding.

“Saya berharap seluruh atlet bertanding secara sportif, menjaga persaudaraan, sehingga kejuaraan ini dapat berjalan sukses dan lancar,” Richard seraya menambahkan “Saya yakin integritas wasit akan terus dijaga dan ditingkatkan demi menghasilkan pertandingan yang adil dan berkualitas.”

Taekwondo Indonesia terus berusaha membangun fondasi untuk pencapaian masa depan. Atlet Indonesia diharapkan bisa berjaya di level internasional. “Semoga melalui ajang ini, kita dapat terus mengibarkan bendera Merah Putih dan mengumandangkan lagu Indonesia Raya di kancah dunia,” pungkasnya. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses