Tiga PDP Covid-19 di Buleleng Sembuh

SEKDA Buleleng yang juga Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa. Foto: ist
SEKDA Buleleng yang juga Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa. Foto: ist

BULELENG – Tiga orang pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Kabupaten Buleleng berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium dinyatakan negatif. Mereka yang hasilnya negatif adalah PDP 06, PDP 07, dan PDP 08.

Sementara itu, PDP 03 dari dua kali tes yang telah dilakukan, hasilnya masih belum menunjukkan negatif, sehingga masih dilakukan perawatan di ruang isolasi RS Pratama Giri Emas.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya PDP 06 merupakan yang pertama menunjukkan hasil negatif dari virus Corona berdasarkan tes lab swab sehingga pasien bisa dipulangkan. Kemudian disusul oleh dua orang PDP yakni PDP 07 dan PDP 08 dinyatakan sembuh dan bisa dipulangkan. Dengan begitu, tersisa satu PDP terkonfirmasi Covid-19 yang belum sembuh yakni PDP 03.

Sekda Buleleng yang juga Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa, mengatakan, dari hasil pemeriksaan laboratorium untuk PDP P6, PDP 07, dan PDP 08 sudah datang dan hasilnya negatif. Mereka sejatinya bisa dipulangkan, namun kondisi PDP 07 dari hasil medis mengalami anemia. “Jadi masih dirawat di RS Pratama Giri Emas untuk mendapat penanganan lebih lanjut,” ujarnya, Minggu (5/4/2020).

Dengan hasil itu, maka dua orang PDP sudah dipulangkan yaitu PDP 06 dan PDP 08. Sedangkan PDP 07 kini masih dirawat di RS Pratama Giri Emas, namun berbeda ruangan dengan PDP 03. “Untuk PDP 03 dirawat di ruang isolasi karena hasil pemeriksaan laboratorium belum menunjukkan negatif dua kali berturut-turut. Untuk PDP 7 diberikan perawatan khusus oleh tim medis. Mudah-mudahan besok bisa dipulangkan,” kata Suyasa.

Baca juga :  Memastikan Penerapan Prokes, Bupati Jembrana dan Forkopimda Pantau PPN Pengambengan

Disisi lain hingga saat ini jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada sebanyak tiga orang yang sebelumnya enam orang. Ada pengurangan empat ODP dan penambahan satu ODP dengan yang terdiri dari tiga ODP sebelumnya dari SPN Singaraja berubah status menjadi Orang Tanpa Gejala (OTG) karena sudah tidak menunjukkan gejala.

Kemudian, ada satu orang yang datang dari daerah transmisi lokal di Indonesia kini berubah status menjadi OTG karena sudah tidak menunjukkan gejala serta penambahan satu orang yang datang dari daerah transmisi lokal di Indonesia. 018

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.