Sabet Emas PON XX, Made Eppi Tak Menyangka Bisa Mengalahkan Senior

  • Whatsapp
ALLET Bali Ni Made Eppi Wilantika berpose usai prosesi pengalungan medali nomor lompat tinggi putri cabang olahraga atletik di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang berlangsung di GOR Mimika Sport Complex, Mimika, Papua, Rabu (13/10/2021). foto: antaranews

MIMIKA – Atlet Bali Ni Made Eppi Wilantika sukses memenangi medali emas pertamanya di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua melalui nomor lompat tinggi putri cabang olahraga atletik.

Pada pertandingan yang dimainkan di GOR Mimika Sport Complex, Mimika, Papua, Rabu (13/10/2021), Eppi berhasil menyabet emas usai mencatat lompatan setinggi 174 cm. Eppi sebenarnya memiliki catatan ketinggian yang sama dengan peraih medali perak asal Jawa Barat Ika Puspa Dewi, yakni 174 cm.

Bacaan Lainnya

Meski demikian, berdasarkan peraturan tiebreak lompat tinggi, Eppi dinyatakan menjadi pemenang karena memiliki kesalahan (miss) yang lebih sedikit. Eppi berhasil dalam percobaan pertamanya pada ketinggian 174 cm, sedangkan Ika Puspa tercatat satu kali gagal dan satu kali berhasil.

Sementara itu, medali perunggu jatuh ke pelukan atlet DKI Jakarta Nadia Anggraini yang mencatatkan lompatan setinggi 164 cm. Rekor PON nomor lompat tinggi putri masih dipegang Nadia dengan lompatan setinggi 178 cm yang dicetak pada PON XIX Jawa Barat 2016.

Eppi tidak dapat menutupi kegembiraannya usai berhasil meraih medali emas dalam keikutsertaan perdananya di PON. “Saya masih tidak menyangka akan mengalahkan senior-senior seperti itu, tadi juga lompatan saya semaksimal mungkin,” ujarnya seperti dikutip posmerdeka.com dari antaranews.

Lompatan setinggi 174 cm juga diakui Eppi merupakan catatan lompatan terbaiknya. Eppi menyebut sebelum tampil di PON catatan lompatan terbaiknya adalah 168 cm.

Baca juga :  Menpora: Venue PON Papua Hampir Tuntas 100 Persen

Sumbangan medali dari Eppi membuat Bali total telah mendulang empat medali emas dari cabang olahraga atletik pada PON kali ini. Dengan rincian dua medali emas dari Maria Natalia Londa melalui nomor lompat jauh dan lompat jangkit putri, serta dari Ketut Mertayasa di nomor lari 800 meter putra. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.