Puan: Pohon Soekarno di Arafah adalah Inspirasi Pentingnya Menjaga Bumi

MOMEN pertemuan Megawati Soekarnoputri dengan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud tak sekadar dilewati dengan foto bergaya formal. Pertemuan istimewa ini juga diabadikan dalam sesi foto wefie. Ada Megawati, Puan Maharani, Presiden Joko Widodo dan tentunya Raja Salman yang berfoto bersama di Istana Merdeka, Kamis (2/3/2017). Dari foto yang dikirimkan fotografer presiden, Agus Suparto, tampak pose semringah saat Mega, Raja Salman, Jokowi dan Puan berfoto bersama. Foto: ist
MOMEN pertemuan Megawati Soekarnoputri dengan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud tak sekadar dilewati dengan foto bergaya formal. Pertemuan istimewa ini juga diabadikan dalam sesi foto wefie. Ada Megawati, Puan Maharani, Presiden Joko Widodo dan tentunya Raja Salman yang berfoto bersama di Istana Merdeka, Kamis (2/3/2017). Dari foto yang dikirimkan fotografer presiden, Agus Suparto, tampak pose semringah saat Mega, Raja Salman, Jokowi dan Puan berfoto bersama. Foto: ist

JAKARTA – Memperingati Hari Bumi, 22 April 2022, Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga lingkungan dari bahaya iklim global yang mengancam. Puan menyebut gagasan penghijauan yang dilakukan Bung Karno di Padang Arafah patut dijadikan inspirasi bagaimana menjaga kelestarian bumi.

“Kita harus memulihkan bumi tidak saja karena kita peduli dengan alam, tetapi karena kita membutuhkan bumi yang sehat untuk mendukung pekerjaan, kesehatan, kelangsungan hidup, dan kebahagiaan kita,” kata Puan, Jumat (22/4/2022).

Bacaan Lainnya

Puan menegaskan, setiap orang tanpa terkecuali bisa berperan untuk melindungi dan melestarikan bumi. Sebab, upaya menjaga planet bumi bisa dilakukan dari hal-hal kecil seperti mematikan lampu yang tidak terpakai, menghemat penggunaan air, serta mengurangi penggunaan plastik.

“Selain itu, setiap orang juga bisa menanam pohon untuk membantu menghijaukan bumi,” katanya.

Puan lalu bicara soal langkah kakeknya, Soekarno, menghijaukan Padang Arafah di Makah, Arab Saudi. Saat menunaikan ibadah haji pada 1955, Presiden pertama RI itu merasakan langsung bagaimana tandusnya Padang Arafah.

Sang Proklamator RI itu lalu mengajukan usulan kepada Raja Arab Saudi Saud bin Abdulaziz al Saud untuk menanam ribuan pohon yang rindang. “Tidak hanya memberi usulan, Bung Karno juga mengirimkan ribuan bibit pohon mimba atau sejenis pohon Mindi untuk ditanam di Arafah,” ujar Puan.

Baca juga :  Persiapan PON Papua 2021 Capai 70 Persen

Pohon mimba dikenal memiliki habitat di tanah yang agak tandus. Pohon tersebut juga umumnya ditemukan di tempat yang sangat kering, di pinggir jalan, atau di hutan yang terbuka.

Tidak heran, pohon tersebut dapat tumbuh subur di Arab Saudi, terutama di Padang Arafah yang tandus. Jejeran pohon yang sampai kini masih menghijaukan Padang Arafah itu belakangan dinamai Pohon Soekarno.

“Pohon Soekarno di Arafah adalah inspirasi pentingnya menjaga bumi,” kata Ketua DPP PDIP ini.

Puan pun kini kerap kali mengikuti jejak kakeknya itu untuk menanam pohon dalam berbagai kesempatan. Misalnya pada Hari Bumi tahun lalu, Puan selaku ketua DPR menginisiasi penanaman pohon di Kompleks Parlemen.

Saat itu, Puan beserta sejumlah anggota DPR dan pejabat sekretariat DPR menanam pohon alpukat bersertifikat dan pohon langka lainnya. “Menanam pohon adalah sebuah langkah kecil yang berdampak besar bagi bumi kita,” kata Puan. tra/rls

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.