Menpora: Pemerintah Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Atlet Lewat Bonus Prestasi

PRESIDEN Prabowo Subianto (kelima kiri) didampingi Menpora Erick Thohir (kelima kanan) berfoto bersama perwakilan atlet saat penyerahan bonus kepada atlet peraih medali pada SEA Games Thailand di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2025). foto: ist

POSMERDEKA.COM, JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan atlet melalui pemberian bonus atas prestasi di berbagai ajang internasional, sebagai bagian dari upaya menjamin masa depan mereka.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyatakan bonus bagi atlet peraih medali di SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade merupakan bentuk nyata penghargaan negara atas pengorbanan mereka.

Bacaan Lainnya

“Para atlet adalah putra-putri terbaik yang pada saat pertandingan bukan hanya berjuang habis-habisan untuk mendapatkan gelar juara, tetapi juga bertekad mengangkat nama bangsa di panggung internasional, menunjukkan kedigdayaan Indonesia di mata dunia,” kata Menpora Erick dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/4/2026).

Menurut Erick, pemerintah selalu memerhatikan kehidupan atlet-atletnya sesuai dengan visi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. “Seperti apa yang selalu dikatakan oleh Presiden Prabowo, bahwa atlet adalah aset bangsa yang harus kita hargai dan apresiasi pengorbanannya,” tutur dia.

”Negara akan selalu hadir dalam kehidupan para atlet. Bukan hanya saat seremoni pemberangkatan kontingen atau saat pengalungan medali saja. Pemerintah selalu di belakang atlet untuk mendukung, membina dan mengupayakan kesejahteraan hidup mereka,” tambahnya.

Erick melanjutkan Presiden Prabowo selalu menginstruksikan agar kesejahteraan para atlet menjadi prioritas. Hal itu sejalan dengan upaya membangun ekosistem olahraga berprestasi dan berkelanjutan.

Erick mengatakan bahwa pemerintah menyadari betul pengorbanan yang dilakukan para atlet dalam mempersiapkan diri dan berjuang di pertandingan demi membanggakan bangsa.

Dia menegaskan bonus yang diberikan bukan sekadar simbol, melainkan bukti kehadiran negara dalam mendukung kehidupan atlet, baik saat aktif bertanding maupun setelah pensiun.

“Bonus yang diberikan pemerintah bukan hanya sekedar simbol melainkan bukti nyata penghormatan negara kepada jasa dan jerih payah mereka. Kami memastikan bahwa keringat yang mereka keluarkan akan mengantarkan para atlet kepada masa depan yang lebih baik,” ujar Erick, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.

Sejalan dengan keinginan Presiden Prabowo mengenai pemanfaatan bonus, Menpora juga berpesan agar para atlet bisa menggunakan apresiasi yang diberikan negara untuk kebutuhan jangka panjang.

Termasuk di antaranya adalah pendidikan, pengembangan kapabilitas diri, tabungan dan investasi sehingga tak ada lagi masa surut bagi mereka ketika tiba saatnya untuk pensiun.

Sejumlah atlet telah merasakan dampak positif dari kebijakan ini. Lifter Eko Yuli Irawan memanfaatkan bonus untuk membeli sawah bagi orang tuanya serta membangun fasilitas latihan angkat besi sebagai bukti kontribusinya untuk regenerasi penerus dirinya.

Karateka Leica Al Humaira Lubis menggunakan bonus SEA Games 2025 untuk membeli rumah bagi keluarga. Sementara, atlet hoki putra Revo Prilianto mengalokasikan bonus untuk investasi emas dan pendidikan anak. Atlet para-powerlifting Ni Nengah Widiasih juga memanfaatkan bonus Paralimpiade untuk membuka usaha kuliner yang turut menciptakan lapangan kerja di daerahnya.

“Alhamdulillah puji syukur tidak terkira saat mendengar cerita dari Eko Yuli, Leica, Revo ataupun Ni Nengah Widiasih, kehidupan mereka membaik berkat kerja keras yang tak pernah henti. Mereka juga memberikan contoh bagaimana pemanfaatan bonus dengan bijak dan berorientasi pada masa depan, bukan hanya memuaskan kesenangan sesaat. Apa yang mereka lakukan bisa menjadi inspirasi atlet lainnya dalam mempersiapkan masa depan,” pungkas Menpora. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses