DENPASAR – Sebagai juara bertahan dua kali beruntun, tim Perseden Denpasar tampaknya tidak terlalu serius menatap Liga 3 Rayon Bali 2022 mulai 14 Agustus mendatang. Buktinya, Askot PSSI Denpasar mengutus tim yang disiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali (20-27 November 2022).
Alasannya? Selain masalah minimnya anggaran, juga lebih memberi kesempatan tim Porprov Denpasar untuk mematangkan persiapannya demi target meraih medali emas pada multi even dua tahunan tersebut.
”Ini sudah diputuskan pada rapat Exco Askot PSSI Denpasar,” ujar Made Dyatmika, salah satu Exco Askot PSSI Denpasar yang juga Manajer Tim Porprov, dalam acara jumpa media, di sebuah rumah makan bilangan Renon, Senin (1/8/2022).
Hadir juga dalam kesempatan tersebut sejumlah pengurus Askot PSSI Denpasar, seperti Dewa Gede Rai (Humas), Ida Bagus Putu Purnaya (Sekretaris), Made Witarka (Direktur Kompetisi) dan Made Dwipayana (bendahara).
Memang ada perbedaan usia cukup signifikan, dimana tim Porprov merupakan pemain kelahiran tahun 2002. Sementara Tim Liga 3 adalah pemain kelahiran tahun 2000 plus disisipi sejumlah pemain senior.
Tapi, Perseden tidak akan mengisi skuadnya dengan pemain senior alias full akan memainkan tim Porprov. Dengan materi seperti itu, Askot PSSI Denpasar tidak membebani target harus juara. Meski demikian, Dyatmika mengaku optimis dengan kekuatan timnya, terlebih persiapan tim Porprov sudah berjalan 2 bulan.
”Walau tidak dibebani target, kami tetap akan berupaya semaksimal mungkin memberikan yang terbaik. Saya yakin para pemain yang diterjunkan juga siap memberikan yang terbaik untuk tim,” kata Dyatmika. yes
























