LPM Harap Dua Hotel di Kuta Perjelas Status Karyawan Lokal

  • Whatsapp
SUASANA mediasi yang dilaksanakan di kantor LPM Kelurahan Kuta. Foto: ist
SUASANA mediasi yang dilaksanakan di kantor LPM Kelurahan Kuta. Foto: ist

MANGUPURA – Pandemi Covid-19 diharapkan tidak menjadi celah yang dimanfaatkan pihak hotel untuk ‘mengebiri’ hak tenaga kerja mendapatkan kenaikan status kerja dan haknya bekerja kembali ketika pandemi Covid-19 telah berlalu.

Indikasi terkait hal itu dirasa mulai tercium di Kuta, dimana dua hotel di kawasan Jalan Kartika Plaza dan Jalan Wana Segara hingga saat ini belum memperjelas proses kenaikan status kerja karyawannya dan belum melakukan perpanjang kontrak karyawannya yang telah berakhir di masa pandemi ini.

Bacaan Lainnya

Hal itu kemudian menimbulkan komplain dari pekerja terkait yang notabene merupakan masyarakat lokal Kuta. Pada Kamis (24/9/2020) LPM Kuta bersama Pokja Desa Adat Kuta kemudian mengadakan mediasi dengan dua hotel terkait.

Ketua LPM Kuta, Putu Adnyana, mengaku sangat mengerti dengan keadaan pandemi ini, tentu membuat pihak hotel kesusahan dalam memenuhi biaya operasionalnya. Namun hal itu tentu tidak lantas bisa membuat pihak hotel tidak transparan dalam menyampaikan informasi terkait status karyawan ditempatnya bekerja.

Untuk itu pihak hotel diminta bisa fair dan terbuka memberikan informasi terkait, sebab hal itu menyangkut nasib tenaga kerja lokal Kuta yang notabene merupakan masyarakat yang mewilayahi hotel terkait. ‘’Pada intinya kami meminta dan berharap agar warga kami tidak di-PHK. Warga kami sangat mengerti dengan kondisi saat ini dan mereka siap untuk dirumahkan, asal ada kejelasan ketika hotel itu kembali beroperasi, mereka bisa kembali dipekerjakan,’’ ungkapnya.

Baca juga :  Satpol PP-Legislator Badung Sidak Tepat Dugem

Selain itu, pihaknya juga mengaku mendorong adanya kejelasan proses status pegawai kontrak hotel terkait, yang mestinya sudah diangkat menjadi karyawan tetap. Sebab proses beberapa pegawai tersebut sudah diajukan sejak 2019, namun hal itu belum jelas hingga saat ini.

Sementara pihak hotel terkait mengaku melakukan penangguhan proses kenaikan status karyawan secara total, akibat pandemi saat ini. Hal itu dirasa tidak fair bagi karyawan yang sudah disanggupi berproses peningkatan status sejak sebelum adanya pandemi. Padahal mengacu pada UU ketenagakerjaan, hal itu sudah selayaknya diperoleh karyawan terkait.

Sedangkan untuk salah satu hotel di Jalan Kartika Plaza, pihak manajemen mengaku mengakomodir harapan itu untuk disampaikan kepada pihak perusahaan. 023

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.