BULELENG – Nasib apes dialami Ibrohim (66) warga Dusun Amertasari, Desa Pegayaman Kecamatan Sukasada, Buleleng. Ibrohim mengalami sejumlah luka tebasan senjata tajam (sajam) saat mendapati dua orang sedang menaiki tembok rumahnya.
Menurut informasi yang diterima, kejadian ini terjadi pada Senin (5/9/2022) sekitar pukul 03.00 Wita. Saat itu, korban mendapati 2 orang sedang naik tembok penyengker rumahnya di sebelah timur. Ibrohim pun langsung berteriak. Teriakan korban pun memancing 2 orang terduga pelaku masuk ke rumah.
Kedua orang itu mendobrak pintu depan rumah korban. Lalu pelaku menganiaya korban dengan parang. Korban sempat menangkis menggunakan tangan kiri, sehingga mengalami 3 luka robek pada telapak tangan.
Ibrohim mengalami 1 luka robek pada punggung tangan, 1 luka gores pada dada, 1 luka gores pada lengan, 1 luka lecet pada tumit, 1 luka lecet pada ibu jari. Korban sempat melakukan perlawanan dengan mendorong para pelaku, sehingga korban bisa keluar dari rumahnya.
Setelah korban berhasil berada di luar, salah satu dari dua orang itu diduga berhasil membawa kabur satu unit handphone (Hp) milik anak korban. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Mapolsek Sukasada.
Kapolsek Sukasada, Kompol Made Agus Dwi Wirawan, membenarkan peristiwa tersebut. Korban yang mengalami luka parah langsung dilarikan ke RSUD Buleleng untuk segera mendapatkan penanganan medis dengan 30 jaritan akibat luka terbuka. Identitas kedua orang terduga pelaku saat ini telah dikantongi polisi.
Kompol Agus Dwi mengatakan, dalam penanganan kasus tersebut sudah ada beberapa saksi diperiksa, termasuk korban sendiri. Bahkan kedua orang pelaku yang melakukan dugaan perampokan telah terindeintifikasi dan masih dalam pengejaran polisi.
“Kasus ini masih ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Sukasada untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Sedangkan terhadap terduga pelaku sekitar 2 orang masih dalam pengejaran. Ya mudah-mudahan, secepatnya bisa kami amankan kedua orang terduga pelaku itu,” pungkasnya. rik
























