HUT RI ke-75, Museum Bung Karno Terbangkan ”Celepuk” Merah Putih

  • Whatsapp
WAKIL Walikota Denpasar, IGN. Jaya Negara (kanan) dan Gus Marhaen berbincang santai di Museum Agung Bung Karno. foto: gus alit

DENPASAR – Di tengah pandemi Covid-19, Yayasan Kepustakaan Bung Karno melakukan cara unik untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75. Yakni menerbangkan layang-layang celepuk berwarna merah putih lengkap dengan gambar wajah Putra Sang Fajar, Soekarno.

Penerbangan layang-layang itu dilakukan dari lantai lima gedung Museum Agung Bung Karno yang terletak di Jalan Raya Puputan, Renon, Denpasar, Senin (17/8/2020). Tak hanya itu, pendiri yayasan, Gus Marhaen juga menggelar pameran lukisan sejarah Kemerdekaan Indonesia.

Bacaan Lainnya

Salah satu dari lukisan itu, dimana di atas kanvas terlukis peran putri Sang Proklamator Republik Indonesia, yakni Megawati Soekarno Putri sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada umur 8 tahun di tahun 1955 dan umur 18 tahun di tahun 1965.

Tak pelak momen bersejarah di museum ini, juga dihadiri Wakil Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara.

Dalam kesempatan itu, Gus Marhaen menceritakan bahwa Megawati yang bernama lengkap Diah Permata Megawati Setiawati Soekarnoputri, satu-satunya Paskibraka yang mengibarkan bendera pusaka sebanyak dua kali di hadapan Presiden RI Pertama, Soekarno.

“Ibu Megawati memiliki sesuatu keistimewaan yang tidak dimiliki orang lain. Salah satunya yakni masih kanak-kanak dan saat dewasa pernah menjadi pengibar bendera pusaka,” jelasnya.

Baca juga :  KPU Denpasar Ngantor Cuma untuk Tanda Tangan

Baik Gus Marhaen maupun Jaya Negara sangat bangga atas penganugerahan tanda jasa medali Kepeloporan kepada Presiden kelima ini, oleh Presiden RI, Joko Widodo. “Beliau sejak kecil sudah menunjukkan kepeloporan. Baik itu menjadi Paskibraka dua kali, hingga menjadi Presiden dan Wakil Presiden,” imbuh Jaya Negara.

Kunjungan Jaya Negara ke Museum Bung Karno juga sangat unik. Di mana bakal calon walikota Denpasar ini tampak mengendarai VW Kodok putih dan diiringi rekannya yang mengendarai VW berwarna merah. Suasana perayaan kemerdekaan pun sangat kental.

Di mana Jaya Negara menyempatkan berkeliling melihat koleksi yang dimiliki museum ini. Acara sederhana dengan penuh kekeluargaan pun terlihat jelas pada Minggu siang kemarin. Jaya Negara dan Gus Marhaen tampak berbincang santai. alt

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.