Eksekutif-Legislatif Sepakati Empat Ranperda Jadi Perda

  • Whatsapp
SIDANG Paripurna DPRD Tabanan yang dilaksanakan secara virtual, Rabu (7/7/2021). foto: ist

TABANAN – Empat ranperda yang pernah disampaikan Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, dalam sidang paripurna di DPRD Tabanan, dan setelah melalui proses dan mekanisme yang ada, maka disepakati untuk jadi Perda Kabupaten Tabanan. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Tabanan, I Made Dirga, dalam sidang paripurna yang dilaksanakan secara virtual, Rabu (7/7/2021).

Sidang melalui virtual tersebut, juga diikuti para wakil ketua dan anggota DPRD Tabanan, Wabup Tabanan, Forkopimda Tabanan, instansi vertikal dan BUMD, serta OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan.

Bacaan Lainnya

‘’Dengan persetujuan dewan yang terhormat terhadap empat ranperda tersebut, maka dapat disetujui bersama, yang dituangkan dalam berita acara persetujuan Bupati dan DPRD Tabanan Nomor 180/2/HK&HAM/170/2DPRD,’’ kata Dirga.

Empat ranperda tersebut dimaksud, yakni ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2020, ranperda tentang RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Tabanan 2021-2026, ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 2 tahun 2019 tentang retribusi pasar, dan ranperda tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 5 tahun 2016 tentang pemilihan dan pengangkatan perbekel.

Sementara Bupati Sanjaya mengatakan, sesuai amanat peraturan perundang-undangan, setelah ranperda disetujui jadi perda, maka tahapan berikutnya dievalusi Gubernur Bali. Menurutnya, hal ini tidak terlepas dari kerja sama yang baik dari eksekutif dan legislatif. Dia berharap, hubungan yang harmonis ini bisa ditingkatkan, dalam upaya menyelenggarakan pemerintahan di Kabupaten Tabanan. gap

Baca juga :  Harga Ayam Broiler Anjlok, Pinsar Bali Bagikan 700 Ekor Ayam di Tabanan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.