POSMERDEKA.COM, GIANYAR – “Saya memilih hari ini, karena hari ini tanggal 8 dan 8 itu satu-satunya angka yang tak terputus-putus. Mudah-mudahan yang dilantik tidak putus jabatannya, dan bisa selalu mengabdikan diri sampai akhir yang ditentukan perundang-undangan,” pesan Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, saat melantik 102 birokrat di lingkungan Pemkab Gianyar, Kamis (8/6/2023).
Pelantikan kali ini terbilang spesial, karena dihadiri Asisten Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara Pengawasan Bidang Pengisian Jabatan Pimpinan tinggi, IGN Agung Yuliarta Endrawan, tokoh agama, pimpinan dan anggota DPRD Gianyar.
Dari 102 birokrat yang dilantik, tujuh di antaranya merupakan jabatan pimpinan tinggi pratama yang diisi melalui seleksi terbuka dan kompetitif. Selebihnya merupakan jabatan struktural, baik jabatan administrator maupun jabatan pengawas.
Mahayastra menekankan, rotasi atau promosi merupakan kebutuhan organisasi sebagai penyegaran dan penyemangat kerja. Dia mendaku selama menjabat Bupati, tidak lebih dari enam kali merotasi pegawai. Pun mengklaim sebenarnya tidak suka mengadakan mutasi, karena selalu agak riuh.
“Saya lebih senang sebenarnya mengurusi, membangun hal-hal besar. Namun, karena kebutuhan organisasi, mau tidak mau harus dilaksanakan, sehingga begitu ada kekosongan selalu kita menyiapkan pengisian yang baru,” paparnya.
Kepada seluruh pegawai di Pemkab Gianyar, dia menekankan untuk tidak melanggar peraturan perundang-undangan. Jika ada perintah dari kepala dinas, kabid, atau siapa pun yang melanggar aturan, dia menegaskan jangan mau dilakukan. Sebab, atasan akan berkelit atau tidak mau bertanggung jawab jika terjadi persoalan.
Para ASN juga diingatkan mampu membangun kinerja produktif, efektif, efisien serta adaptif dengan memanfaatkan teknologi di era digital. Caranya melalui kerja tim dengan berpedoman pada peraturan yang berlaku.
“Laksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya, tingkatkan wawasan dan pengetahuan dalam bidang tugas, serta keberadaan Saudara harus mampu berkontribusi terhadap visi Pemerintah Kabupaten Gianyar,” harap Mahayastra.
Tujuh jabatan pimpinan tinggi pratama diisi I Wayan Gede Sedana Putra yang menjabat Pj. Kadis Pariwisata Kabupaten Gianyar dari sebelumnya Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan di Setda. Ni Nyoman Ariyuni, Sekretaris Dinas Kesehatan, mendapat promosi sebagai Kepala Dinas Kesehatan.
I Wayan Arthawan yang dulunya Kabag Kesra, kini dipercaya mengampu Pj. Kepala Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu. I Gede Suardana Putra mendapat promosi dari Kabag Organisasi menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. I Dewa Gede Putra Hartawan, Kabid Cipta Karya di Dinas PU, dipromosikan menjadi Pj. Kadis PU Gianyar.
I Made Arianta juga menjadi Pj. Kadis Perhubungan setelah sebelumnya menjabat Kabag Pengadaan Barang dan Jasa. I Ketut Sedana menduduki Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah yang merupakan organisasi baru di Gianyar. Sebelumnya Sedana merupakan Kabag Hukum.
Sementara satu JPT Pratama yakni Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Gianyar, A.A. Dalem Jagadhita, dilantik kembali karena ada perubahan nama organisasi dari yang sebelumnya bernama Bappeda dan Litbang. adi






















