Tekuk Wakil Malaysia, Kadek Dhinda Tembus Babak Utama Taipei Open 2026

TUNGGAL putri Indonesia Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, saat tampil di final Indonesia Masters II Super 100 2024, di Jatim International Expo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (3/11/2024). foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Mengawali perjuangan dari babak kualifikasi, runggal putri Indonesia Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, akhirnya sukses merebut tiket babak utama Super 300 Taipei Open 2026 di Taipei Arena, Taiwan, Selasa (28/7/2026).

Kadek Dhinda memastikan tempat pada babak utama setelah mengalahkan wakil Malaysia Kisona Selvaduray dua gim langsung dengan skor 21-10, 21-18 pada final kualifikasi.

Read More

Pemain asal Kabupaten Badung (Bali) itu berhasil mengatasi rasa takut dan keraguan terhadap dirinya sendiri. “Hari ini saya mencoba lebih yakin dengan diri sendiri, yakin dengan kemampuan karena secara persiapan sudah lumayan baik,” kata Dhinda melalui keterangan resmi PBSI setelah laga.

Kadek Dhinda mengawali perjuangannya dengan menundukkan wakil tuan rumah Lee Yu-Hsuan 21-14, 21-5 pada pertandingan pertama kualifikasi. Tidak lama berselang, Kadek Dhinda harus kembali turun ke lapangan untuk menghadapi Kisona dalam pertandingan penentu menuju babak utama.

Meski harus menjalani dua pertandingan dalam satu hari, Kadek Dhinda tetap tampil meyakinkan. Ia mendominasi gim pertama melawan Kisona dan hanya memberikan 10 angka kepada lawannya.

Perlawanan lebih ketat diberikan Kisona pada gim kedua. Namun, Dhinda mampu menjaga ketenangan pada poin-poin akhir untuk menutup pertandingan dengan kemenangan 21-18.

Dua kemenangan tersebut menjadi hasil penting bagi Dhinda yang mengakui belum memperoleh hasil memuaskan dalam sejumlah turnamen sebelumnya.

“Hasil di beberapa pertandingan sebelumnya kurang bagus, jadi saya mau fokus satu per satu di sini. Menguatkan semua hal untuk meningkatkan rasa ingin menang,” ujar Kadek Dhinda, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.

Kadek Dhinda mengungkapkan sempat diliputi rasa takut ketika akan memulai pertandingan setelah cukup lama tidak tampil dalam turnamen. Menurutnya, rasa takut tersebut bukan muncul karena kualitas lawan, melainkan kekhawatiran tidak mampu menampilkan permainan terbaiknya.

“Pasti tadi turun ke lapangan ada rasa takut setelah lama tidak bertanding. Bukan takut pada lawan, tetapi lebih ke diri sendiri, takut tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik,” aku pemain bersusia 20 tahun itu.

Dukungan pelatih kemudian membantu Kadek Dhinda mengatasi keraguan tersebut dan kembali mempercayai kemampuannya. ”Tetapi pelatih meyakinkan bahwa saya bisa, jadi tadi mencoba melakukan yang terbaik,” ujar pemain yang memiliki peringkat 73 dunia itu.

Keberhasilan melewati dua pertandingan kualifikasi membawa Kadek Dhinda bergabung dengan Thalita Ramadhani Wiryawan sebagai wakil Indonesia pada babak utama tunggal putri.

Dari hasil undian babak 32 besar Rabu (29/7/2026) sore, Kadek Dhinda akan menghadapi wakil India Rakshitha Sree Santhosh Ramraj yang memiliki peringkat 49 dunia. Sedangkan Thalita akan menantang jagoan Amerika Serikat Beiwen Zhang yang berperingkat 27 dunia.

Meski kalah peringkat dari Rakshitha Sree Santhosh Ramraj, Kadek Dhinda tidak ingin sekadar melengkapi jumlah wakil Merah Putih. Justru dia memasang target menembus semifinal Taipei Open 2026. “Target pertama ingin masuk semifinal dulu,” pungkas Dhinda. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.