Bermotor Tanpa Helm, Pelajar SMP Kecelakaan di Hari Kelulusan

ILUSTRASI Lakalantas

POSMERDEKA.COM, BANGLI – Ni Komang Ananda (14), pelajar asal Desa Yangapi, mengalami kecelakaan lalu lintas di ruas jalan wilayah Banjar/Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku, Bangli, Kamis (8/6/2023) pagi. Korban mengalami luka cukup serius, sehingga mesti mendapat perawatan intensif di ICU RSUD Bangli.

Informasi yang dihimpun, awalnya korban ditemukan tergeletak di jalan raya dengan kondisi berdarah-darah dari tubuhnya. Siswa kelas IX tersebut terkapar di sebelah sepeda motor Honda Scoopy DK 6971 PN miliknya. Pagi itu dia hendak menuju ke sekolah. Warga kemudian berupaya menolong dengan melarikannya ke RSU Bangli.

Read More

Kanitlaka Satlantas Polres Bangli, Ipda I Ketut Karya, yang dimintai konfirmasi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia berujar jajarannya turun untuk melakukan olah TKP.

Kronologi insiden, terangnya, korban hendak ke sekolahnya di SMPN 1 Tembuku. Saat tiba di TKP, diduga pengendara hilang konsentrasi hingga sepeda motornya terjatuh.

Mirisnya, saat berkendara, korban tidak mengenakan helm. Korban mengalami luka di bagian wajah, mengeluarkan darah dari hidung dan telinga sampai tidak sadarkan diri. “Pengendara ini mengalami cedera kepala berat, dan sudah mendapat perawatan di RSUD Bangli,” paparnya.

Ipda Karya mengimbau pengendara sepeda motor, meski ada kewajiban untuk setiap hari Kamis berpakaian adat, agar tetap memperhatikan keselamatan dengan tetap mengenakan helm. “Meski berpakaian adat, agar tidak melanggar aturan lalu lintas terutama bagi pengendara sepeda motor, agar tetap memakai helm,” pesannya.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat memperhatikan keselamatan di jalan, dia berujar rutin sosialisasi ke sekolah dari TK, SD, SMP sampai SMA/SMK. Hanya, tetap peran aktif orangtua yang perlu memberi pemahaman.

Kasubbag Hukum, Humas, dan Pemasaran RSUD Bangli, Sang Kompyang Arie S. Wijaya, menambahkan, korban tiba di RSU Bangli dengan diantar warga dan langsung mendapat penanganan. Korban yang mengalami cedera kepala berat mendapat penanganan intensif di ICU. Jika kondisinya menurun, korban akan dirujuk ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar.

Kepala SMPN 1 Tembuku, I Putu Eka Pradnyana, membenarkan Ananda merupakan siswa kelas IX di sekolahnya. Pihak sekolah tahu salah seorang muridnya kecelakaan dari warga dan juga kepolisian. Begitu mendapat kabar, pihak sekolah langsung menuju ke RSUD Bangli. “Kami tidak tahu persis kejadiannya seperti apa. Pihak keluarga juga masih syok,” jelasnya di waktu terpisah.

Dia menuturkan, pada hari Kamis dilaksanakan pengumuman kelulusan untuk siswa kelas IX. Para siswa diminta hadir ke sekolah untuk meminimalisir kegiatan di luar sekolah. “Selain pengumuman kelulusan, ada pula sosialisasi informasi pendaftaran ke tingkat lebih tinggi, baik itu SMA maupun SMK,” urainya memungkasi. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.