POSMERDEKA.COM, JAKARTA – Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menyebut sepakbola putri Indonesia terus berkembang ke arah yang lebih baik setelah baru saja menjuarai AFF Women’s Cup 2026.
Indonesia sukses mempertahankan trofi juara yang mereka raih pada 2024, setelah pada final tahun ini mengalahkan Laos dengan skor telak 5-0 di Kuala Lumpur Football Stadium, Malaysia, Rabu.
“Selamat kepada seluruh pemain, pelatih, dan ofisial Timnas Putri Indonesia atas pencapaian luar biasa ini. Keberhasilan mempertahankan gelar juara membuktikan bahwa sepak bola putri Indonesia terus berkembang ke arah yang lebih baik,” kata Erick dalam keterangan resminya, Kamis (23/7/2026).
“Ini buah dari kerja keras, disiplin, pengorbanan, dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan seluruh anggota tim sepanjang turnamen,” tambah dia.
Dalam laga final tersebut, skuad asuhan pelatih Satoru Mochizuki tampil dominan sejak menit awal. Garuda Pertiwi membuka keunggulan pada menit ke-33 lewat aksi Sydney Hopper yang memanfaatkan kemelut dari sepak pojok.
Memasuki babak kedua, dominasi Indonesia semakin tak terbendung. Isabelle Nottet menggandakan keunggulan di menit ke-48 melalui aksi individu impresif.
Pesta gol berlanjut lewat tembakan Estella Loupatty (55′), lalu sepakan indah Felicia de Zeeuw (67′), dan ditutup dengan manis oleh Emily Nahon pada menit ke-83.
Gelar juara Indonesia semakin lengkap setelah dua pemain mereka mendapatkan penghargaan individual, dimana Sheva Imut sebagai pemain terbaik dan Laila Masykuroh sebagai kiper terbaik.
Selain mempertahankan gelar juara ini, prestasi ini juga membuat Indonesia kembali berpartisipasi pada ajang ASEAN Women’s Championship 2027, sebuah kejuaraan sepak bola putri yang dihuni tim-tim terbaik di Asia Tenggara.
Bagi PSSI, gelar back-to-back ini membuktikan fondasi pembinaan sepak bola putri Indonesia semakin kokoh, tidak hanya untuk mendominasi Asia Tenggara, tetapi juga sebagai modal penting menatap level Asia.
“PSSI terus berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem sepak bola putri melalui peningkatan kualitas pemain, pengembangan pelatih, serta kesempatan bertanding di level internasional agar prestasi Garuda Pertiwi terus berlanjut,” ucap Erick, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.
Kerja Keras Tim
Sementara, Pelatih Timnas putri Indonesia Satoru Mochizuki menyebut kerja keras tim menjadi faktor utama keberhasilan menjuarai AFF Women’s Cup (Piala AFF Putri) 2026.
“Sangat senang kali ini kami bisa juara. Kami bisa juara karena kerja keras para pemain dan bantuan tim ofisial. Saya ingin mengucapkan selamat dan terima kasih kepada mereka semua,” kata Mochizuk.
“Jadi melalui turnamen kali ini, saya rasa pemain dan juga pelatih ikut berkembang bersama-sama,” tambah pelatih asal Jepang itu. “Kami tidak ingin merasa puas sampai di sini saja. Kami ingin bersiap lebih baik menghadapi ASEAN Women’s Championship 2027,” kata Mochizuki.
Sementara, Sheva Imut sebagai perwakilan pemain Timnas Putri Indonesia, mengatakan bersyukur timnya kembali menjadi juara. Kebahagiaan dalam turnamen itu semakin lengkap setelah dia mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik.
“Pasti bangga, senang, sedih, terharu, campur aduk semuanya. Bersyukur juga karena kami mendapatkan kesempatan buat pertahankan juara,” kata Sheva. yes























