China Open 2026: Indonesia Hanya Sisakan Fajar/Fikri di Babak Semifinal

GANDA putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, saat mengalahkan pasangan wakil Korea Selatan, Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju, dengan dua gim langsung 21-15, 21-13, dalam laga babak perempatfinal China Open 2026, di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Jumat (24/7/2026) malam. foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Dari 4 wakilnya yang lolos ke perempatfinal (8 besar), Indonesia akhirnya hanya menyisakan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di babak semifinal Turnamen BWF World Tour Super 1000 China Open 2026.

Fajar/Fikri mengunci tiket semifinal, setelah pasangan juara bertahan itu menyingkirkan wakil Korea Selatan, Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju, dengan dua gim langsung 21-15, 21-13, di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Jumat (24/7/2026).

Read More

Pada babak semifinal yang akan berlangsung Sabtu (25/7/2026), Fajar/Fikri akan bertemu pasangan tuan rumah Liang Wei Keng/Wang Chang yang di babak 8 besar menang atas wakil Denmark, Daniel Lundgaard/Mads Vertergaard, dengan dua set langsung 21-11, 22-20..

Sebelum melawan ganda terbaik China itu, Fajar/Fikri mengaku akan fokus ke proses pemulihan sebelum tampil dalam semifinal. “Melawan tuan rumah bukan hal yang mudah dan mereka pun pasangan yang sangat baik,” kata Fikri. “Kami sudah sering bertemu. Yang pasti untuk besok harus siap dan malam ini recovery yang bagus,” imbuhnya.

Dari lia kali pertemuan dengan Liang/Wang, pastinya Fajar/Fikri lebih unggul, karena pasangan juara China Open 2025 itu, berhasil meraih empat kali kemenangan dan sekali kalah. Kemenangan terakhir Fajar/Fikri atas Liang/Wang terjadi pada Singapore Open 2026

Tiga Wakil Kandas
Sayangnya tiga wakil Merah Putih yang berlaga di perempatfinal, gagal mengikuti jejak Fajar/Fikri. Mereka adalah ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, yang dipaksa harus mengakui wakil tuan rumah unggulan kedelapan Li Yi Jing/Luo Xu Min, dengan dua gim langsung 18-21, 18-21.

Pada pertandingan tersebut, Rachel/Febi kesulitan keluar dari tekanan lawan karena sejumlah pengembalian mereka terlalu tanggung sehingga membuka kesempatan bagi Li/Luo untuk terus menyerang. “Tadi kami lebih banyak tertekan, pengembalian bolanya terlalu tanggung jadi mereka enak buat menyerang kami,” kata Febi.

“Setelah ini kami menatap Kejuaraan Dunia pertama kami. Harus meningkatkan lagi konsistennya dan ditambah tenaga pukulannya,” ujar Febi, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.

Sementara itu, Putri Kusuma Wardani yang menjadi unggulan keenam tunggal putri, juga tak berdaya meladeni wakil Jepang Tomoka Miyazaki. Putri sempat mengamankan gim pertama dengan kemenangan 21-16, namun di dua gim berikutnya kalah telak 11-21 dan 9-21.

“Banyak pelajaran yang saya ambil dari dua minggu ini, walau di sini (China) kurang puas dengan penampilannya, tapi minggu lalu bisa mengalahkan Wang Zhi Yi dan hampir menang dari Akane Yamaguchi cukup menumbuhkan kepercayaan diri yang lebih lagi,” ujar Putri.

“Saya harus belajar lagi menahan fokus pikirannya biar tetap prima tidak hanya dalam satu atau dua pertandingan, tidak hanya satu turnamen tapi di dua atau tiga turnamen beruntun,” imbuhnya.

Tunggal putra Jonatan ”Jojo” Christie yang mengawali perjuangan Indonesia, gagal meredam pebulutangkis muda Kanada, Victor Lai. Bahkan Jojo sebagai unggulan keempat menyerah kalah dua gim langsung 14-21, 17-21.

Kekalahan ini menjadi yang kedua secara beruntun Jonatan dari Victor. Sebelumnya ambisi Jojo, sapaan akrab Jonatan Christie untuk menjadi juara Super 1000 Indonesia Open 2026 juga kandas setelah di final kalah dari Victor dua gim langsung 19-21, 8-21.

“Masih mencari cara yang tepat untuk menang dari dia (Victor) ,tapi sedikit lebih belajar dari yang kemarin di Indonesia Open,” kata Jojo seraya mengakui dirinya sudah mampu memperlihatkan permainan yang lebih baik dibandingkan pertemuan sebelumnya. Namun, konsistensi fokus pada sejumlah momen krusial masih menjadi kendala.

Jojo juga memuji ketenangan, pertahanan, dan variasi pukulan pemain berusia muda tersebut yang dinilainya memiliki potensi besar pada masa mendatang.“Sayalihat Victor Lai salah satu pemain muda yang sangat baik. Saya rasa dia bisa jadi pemain yang bagus juga ke depan, terlihat dari cara dia bermain yang tenang, sabar, dan defense-nya juga solid. Juga variasi pukulannya cukup baik,” pungkasnya. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.