Guru PJOK Memiliki Posisi Strategis Membentuk Gaya Hidup Sehat Siswa

KABID Pembinaan SMP Disdikpora Kota Denpasar, Ida Bagus Suryadana, foto bersama dengan guru-guru usai membuka workshop yang digelar MGMP PJOK SMP Kota Denpasar di SMPN 17 Denpasar, Selasa (21/7/2026). Foto: ist
KABID Pembinaan SMP Disdikpora Kota Denpasar, Ida Bagus Suryadana, foto bersama dengan guru-guru usai membuka workshop yang digelar MGMP PJOK SMP Kota Denpasar di SMPN 17 Denpasar, Selasa (21/7/2026). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) memiliki posisi yang sangat strategis dalam membentuk peserta didik yang sehat jasmani, sehat mental, berkarakter, disiplin, sportif, serta memiliki gaya hidup aktif dan sehat. Oleh karena itu, inovasi pembelajaran PJOK harus terus dikembangkan agar pembelajaran menjadi lebih bermakna, menyenangkan, serta mampu meningkatkan kualitas pengalaman belajar peserta didik.

Demikian ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, dalam sambutan yang dibacakan Kabid Pembinaan SMP, Ida Bagus Suryadana, saat membuka Workshop Penguatan Kompetensi Melalui Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang diselenggarakan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PJOK SMP Kota Denpasar, Selasa (21/7/2026). Kegiatan yang berlangsung selama empat hari mulai Selasa-Jumat (21-24/7/2026) di aula SMPN 17 Denpasar ini diikuti guru PJOK SMP se-Kota Denpasar, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru mengenai konsep deep learning sekaligus melatih keterampilan mereka dalam merancang modul ajar berbasis pendekatan tersebut. Pembukaan workshop juga dihadiri Kepala SMPN 17 Denpasar, Ni Gusti Ayu Oka Ganitri.

Read More

Diungkapkan, tema yang diangkat pada workshop ini sangat relevan dengan arah kebijakan pendidikan saat ini. Oleh karena itu, guru tidak lagi hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator pembelajaran yang mampu membangun kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, komunikatif, serta membentuk karakter peserta didik.

‘’Konsep pembelajaran mendalam (deep learning) merupakan pendekatan yang mendorong peserta didik untuk memahami materi secara utuh, mengaitkan pengetahuan dengan kehidupan nyata, serta mampu menerapkan hasil belajarnya dalam berbagai situasi. pembelajaran seperti inilah yang diharapkan dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, daya saing, dan kemampuan memecahkan masalah,’’ ujarnya.

Melalui workshop ini diharapkan guru memperoleh wawasan baru, berbagi praktik baik, meningkatkan kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian, serta mampu mengimplementasikan pembelajaran mendalam dalam setiap proses pembelajaran PJOK di sekolah masing-masing. Para guru PJOK juga diajak untuk menjadikan kegiatan ini sebagai forum kolaborasi, saling belajar, bertukar pengalaman, dan membangun jejaring profesional yang kuat.

Disebutkan, semakin baik kompetensi guru, maka semakin besar pula peluang mewujudkan pendidikan yang berkualitas bagi generasi muda Kota Denpasar. Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga akan terus berkomitmen mendukung peningkatan kompetensi guru melalui berbagai program pengembangan profesi yang berkelanjutan.

‘’Kami percaya bahwa investasi terbaik dalam dunia pendidikan adalah investasi pada kualitas guru,’’ ujarnya.

Ketua MGMP PJOK SMP Kota Denpasar, I Ketut Sudayasa, mengatakan, pendekatan deep learning dalam PJOK bertujuan agar siswa memahami konsep gerak secara mendalam daripada sekadar aktivitas fisik. Pendekatan ini berfokus pada tiga prinsip utama yaitu mindful learning (pembelajaran sadar), meaningful learning (bermakna untuk kehidupan nyata), dan joyful learning (menyenangkan). Dimana siswa dilatih untuk berpikir kritis, menganalisis teknik, dan merefleksikan pengalaman belajarnya. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.