POSMERDEKA.COM, SURAKARTA – Babak 8 Besar Liga 4 Nasional akan mulai digulirkan Selasa (20/5/2025). Grup A yang diisi empat tim, akan dibuka partai Persitara Jakarta Utara melawan tim Perseden Denpasar Bali pukul 14.00 Wita, di Stadion Kotabarat Surakarta. Sementara partai kedua pukul 16.15, akan saling berhadapan Persebata Lembata (NTT) melawan Tri Brata Rafflesia FC (Bengkulu).
Sayangnya, dalam partai perdananya itu, Perseden tanpa pemain senior sekaligus sang kapten Made ”Mucin” Antha Wijaya. Mucin harus menepi, karena mengantongi dua kartu kuning selama hajatan Liga 4 putaran nasional. Kartu kuning kedua didapat Mucin saat partai terakhir Grup D Babak 16 besar, menghadapi Persema Malang.
”Melawan Persema bak laga final penentuan lolos promosi ke Liga 3 Nasional musim depan. Saya dan teman-teman sudah sepakat main habis-habisan, tak peduli mau dapat kartu kuning atau gimana…, yang penting tim menang. Dan astungkara akhirnya Perseden menang 2-1 sekaligus memastikan diri memenuhi target promosi,” ungkap Mucin saat dihubungi posmerdeka.com, Senin (19/5/2025) malam.
Mucin pun terus memompa semangat rekan-rekan setimnya, untuk mengerahkan kemampuan terbaiknya saat melawan Persitara nanti. ”Tim sudah tak terbebani lagi dengan target karena sudah lolos Liga 3. Tapi kami tetap ingin melangkah lebih jauh, bahkan bisa tembus final,” harapnya.
Menurut Manajer Tim Perseden Made Diatmika, Mucin menjadi satu-satunya pemain yang absen karena akumulasi kartu kuning. Sedangkan pemain lainnya siap 100 persen, baik fisik maupun mental. ”Recovery cukup panjang sejak berakhirnya babak 16 bear, sudah dimanfaatkan tim pelatih untuk meningkatkan kemampuan tim,” kata Diatmika.
Ia juga mengharapkan mental pemain Perseden meningkat, karena sudah memenuhi target lolos promosi ke Liga 3 Nasional. ”Dengan sudah tercapainya target promosi, saya harapkan anak-anak bermain lebih semangat menghadapi Persitara,” harap Diatmika.
Sementara peran sang kapten Mucin, menurut Pelatih Kepala Perseden Anak Agung Ketut Bramastra, akan bergeser ke pemain senior lainnya Asep Tri Wahono. Kepemimpinan Asep sangat diharapkan untuk memimpin junior juniornya di tengah lapangan.
Coach Bram juga mengaku sudah mempelajari cara bermain Persitara lewat vidio-vidio pertandingan-pertandingan yang dilakoni selama Liga 4 Nasional. ”Persitara memang tim bagus, tapi kami sudah siapkan strategi untuk meredamnya. Saya harapkan anak-anak tampil semangat sepanjang laga,” harapnya. yes
























