Wakapolda Bali Jamin Netralitas Polri Tak Bergeser, KPU Apresiasi Pengawalan Tahapan Pemilu 2024

WAKAPOLDA Bali, Brigjen (Pol) IGK Budhi Harryarsana. Foto: ist
WAKAPOLDA Bali, Brigjen (Pol) IGK Budhi Harryarsana. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASARI – Polri bersama KPU RI menandatangani nota kesepahaman untuk kerja sama menyelenggarakan pemilu, dalam hal ini Polri mengawal agar seluruh tahapan Pemilu 2024 yang ditentukan KPU dapat berjalan aman dan lancar. Satu instruksi tegas Kapolri, seluruh jajaran tetap menjaga netralitas saat Pemilu 2024.

“Ini menjadi konsekuensi penekanan Kapolri, tugas Polri saat Pemilu 2024 hanya mengamankan,” papar Wakapolda Bali, Brigjen (Pol) IGK Budhi Harryarsana, selaku Wakaopsda Operasi Mantap Brata 2023, pada rakor sinergitas pelaksanaan tugas dan fungsi dalam penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 dengan KPU Bali, di Denpasar Selatan, Jumat (8/12/2023).

Bacaan Lainnya

Wakapolda menguraikan, sebagai tindak lanjut atas nota kesepahaman KPU dan Polri, dilaksanakan penandatanganan kerja sama antara KPU Bali dan Polda Bali terkait penyelenggaraan Pemilu 2024. Ruang lingkupnya meliputi pengelolaan, pengolahan data dan atau informasi bantuan pengamanan penegakan hukum. Pula peningkatan kapasitas dan pemanfaatan sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana. Dia berharap kerja sama tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan rutinitas atau seremonial, tapi harus mampu berkolaborasi dengan baik untuk melaksanakan poin-poin kerja sama dimaksud.

“Saat ini kita sedang mengamankan tahap kampanye, dan pada tahap ini kita ketahui para kontestan Pemilu mulai melaksanakan berbagai kegiatan, secara langsung maupun melalui media sosial. “Ini tentu membawa beberapa potensi ancaman keamanan, seperti penyebaran informasi tidak benar atau hoaks, hingga benturan antara para simpatisan calon yang berpotensi menjadi konflik sosial,” papar alumnus Akpol 1994 tersebut.

Baca juga :  Warga Bangli Kebagian 133,83 Ton Beras Cadangan Pangan

Sebagai langkah antisipasi, sambungnya, Polda Bali dan jajaran melaksanakan rakor dengan TNI, pemerintah daerah dan penyelenggara Pemilu lainnya terkait persiapan pengamanan tahapan Pemilu 2024. Selain itu sosialisasi, doa bersama dan Deklarasi Pemilu Damai. Upaya preventif juga ditingkatkan sebagai upaya cooling system (sistem pendingin) untuk meredakan tensi politik, dan pengamanan terbuka dan tertutup kantor penyelenggara Pemilu 2024.

“Tentu kita semua berharap Pemilu 2024 menjadi pemilu lebih baik dibandingkan pemilu sebelumnya. Perbedaan pendapat dalam penentuan pilihan adalah hal biasa, tapi persatuan dan kesatuan bangsa adalah syarat mutlak serta utama yang harus kita wujudkan dalam mempertahankan keutuhan NKRI,” ajaknya.

“Kembali saya tekankan kepada seluruh personel jajaran Polda Bali, tetap jaga netralitas karena merupakan harga mati saat Pemilu 2024. Laksanakan tugas dengan baik, jangan neko-neko, prediksi dan antisipasi semua ancaman gangguan kamtibmas, baca buku saku Pemilu yang dibagikan, dan jadikan sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas pengamanan,” tegasnya memungkasi.

Pada kesempatan yang sama, Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, menyampaikan terima kasih atas dukungan Polri kepada KPU selama pelaksanaan pengamanan rangkaian Pemilu 2024. Pengawalan membuat tahapan berjalan sangat lancar, sehingga sampai saat ini situasi tetap aman dan kondusif. Lidartawan juga memuji kinerja Polda Bali yang terbukti sukses mengamankan Pemilu 2019, yang berjalan sangat baik dan aman, sehingga tidak ada permasalahan Pemilu hingga masuk ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca juga :  KPU Tabanan Cetak 374.436 Lembar Surat Suara

“Kerja sama antara KPU dan Polri sangat penting dilaksanakan, karena menyangkut keamanan dan kesuksesan Pemilu 2024,” sebutnya memungkasi. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.