Tim Giriasa Disiplin Terapkan Prokes, Siapkan Tempat Cuci Tangan Sampai Penyemprotan Disinfektan

  • Whatsapp
PESERTA simakarma dicek suhu tubuhnya dan diarahkan untuk mencuci tangan pada tempat yang telah disiapkan tim Giriasa sebelum memasuki lokasi simakrama. Foto: ist
PESERTA simakarma dicek suhu tubuhnya dan diarahkan untuk mencuci tangan pada tempat yang telah disiapkan tim Giriasa sebelum memasuki lokasi simakrama. foto: ist

MANGUPURA – Satu unit mobil jenis van selalu disiapkan dalam kampanye terbatas pasangan calon (Paslon) Bupati Badung dan Wakil Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta dan I Ketut Suiasa (Giriasa). Seperti pada pertemuan dengan pekaseh subak se-Kecamatan Abiansemal di Bale Subak Blahkiuh, Desa Blahkiuh, Abiansemal, Minggu (11/10/2020), mobil dengan body penuh branding Giriasa sudah standby sebelum acara dimulai.

Ada tiga sampai empat orang petugas yang mengoperasikan mobil, yang mengangkut peralatan yang berkaitan dengan protokol kesehatan (Prokes). Seperti dua unit tempat cuci tangan portable, alat penyemprotan desinfektan, thermogun dan penyanitasi tangan (hand sanitizer).

Bacaan Lainnya

“Mobil ini memang selalu mobiling dan standby di lokasi kampanye,’’ ujar Ketua Tim Kampanye Giriasa Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti.

Lebih lanjut Anom Gumanti menjelaskan, protokol kesehatan menjadi hal mutlak yang harus dilaksanakan dalam setiap kegiatan paslon Giriasa. ‘’Kita sangat ketat dalam melaksanakan protokol kesehatan. Dimulai dengan sterilisasi tempat acara dengan penyemprotan desinfektan. Jumlah peserta setiap kegiatan maksimal 50 orang, jarak diatur sesuai ketentuan yaitu dua meter,” terang ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung itu.

Baca juga :  Banyak Gentayangan di Media Sosial, “Buzzer” Politik Jadi Atensi Kader Pengawas Partisipatif

Sebelum masuk ke lokasi acara, disanalah tugas mobil protokol kesehatan Giriasa terparkir. Peserta yang datang pertama wajib cuci tangan dengan sabun, selanjutnya suhu tubuh dicek menggunakan thermogun. Bagi yang suhu tubuhnya melebihi 37,5 derajat celcius tidak diperkenankan mengikuti acara.

Selanjutnya peserta yang suhu tubuhnya sesuai ketentuan diarahkan mencuci tangan dengan penyanitasi tangan. Seluruh peserta juga diberikan masker medis.

Anom Gumanti menjelaskan, disiplin protokol kesehatan menjadi hal yang wajib dalam setiap sosialisasi dan kegiatan paslon Giriasa. ‘’Ini bukan semata masalah politik, tapi bagaimana kami paslon Giriasa memiliki kewajiban dalam sosialisasi disiplin melaksanakan protokol kesehatan kepada masyarakat, dalam upaya memutus pandemi Covid-19,” tegas Anom Gumanti. 020

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.