Serahkan SK 478 PPPK Formasi Guru Tahun 2023, Bupati Tabanan Harap Para Guru Inovatif Songsong Kurikulum Merdeka

BUPATI Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, saat menyerahkan SK dan melantik 478 PPPK Jabatan Fungsional Guru Formasi Tahun 2023 di Wantilan TPB Margarana, Rabu (30/8/2023). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, TABANAN – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, menyerahkan SK dan melantik 478 PPPK Jabatan Fungsional Guru Formasi Tahun 2023 di lingkungan Pemkab Tabanan. Pelantikan itu digelar di Wantilan Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana, Rabu (30/8/2023).

Acara tersebut juga dihadiri Wabup Tabanan, Ketua DPRD Tabanan, serta undangan lainnya, termasuk para pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang dilantik.

Read More

Para PPPK yang dilantik sebanyak 478 guru, terdiri atas 10 guru yayasan, 114 guru honor sekolah, dan 354 guru kontrak pemda. Mereka akan ditugaskan di seluruh TK Negeri, SD, dan SMP se-Kabupaten Tabanan.

Pemberian SK dimaksud, kata Bupati Sanjaya, diharapkan dapat dimaknai sebagai bentuk peningkatan tanggung jawab dan amanah yang diterima. Selain itu, juga harus diimbangi dengan keseriusan, keikhlasan, serta mampu berkolaborasi untuk bekerja bersama memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Tabanan.

“Dengan penandatanganan perjanjian kerja dan penyerahan SK PPPK, maka sudah dapat dikatakan resmi menjadi bagian dari keluarga besar ASN Pemkab Tabanan,” ujar Sanjaya.

Dia juga menyampaikan pesan kepada para penerima SK PPPK guru. Di antaranya untuk terus mengedepankan sikap adaptif terhadap lingkungan kerja dan kebutuhan zaman, terlebih dalam era keterbukaan informasi yang telah mengubah karakter masyarakat secara fundamental.

Selain itu, para guru itu diminta untuk terus menciptakan terobosan dan inovasi dalam proses pembelajaran, sehingga proses penerjemahan Kurikulum Merdeka jadi semakin menarik dan menyenangkan, tanpa mengurangi esensi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan.

Lebih dari itu, dedikasi dan loyalitas selama masa perjanjian kerja yang jadi komponen utama dalam evaluasi kinerja.“Oleh sebab itu, saudara harus menjaga sikap dan perilaku sebagai seorang guru,” pesannya.

Sanjaya menegaskan, sungguh tidak layak jika sikap seorang guru bertentangan dengan apa yang diajarkan kepada peserta didik. “Ini juga yang harus saya tegaskan, mengingat pentingnya kita membangun karakter anak-anak pada masa transformasi teknologi informasi ini,” pungkasnya. gap

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.