Revisi RTRW Bangli Lewat Konsultasi Publik

  • Whatsapp
SEKDA Ida Bagus Gde Giri Putra membuka resmi acara konsultasi publik rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Bangli tahun 2021-2041, Rabu (7/7/2021). foto: ist

BANGLI – Bupati Bangli melalui Sekda Ida Bagus Gde Giri Putra membuka resmi acara konsultasi publik rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Bangli tahun 2021-2041, Rabu (7/7/2021). Kegiatan sebagai hasil dari revisi RTRW tahun 2013-2030 tersebut digelar Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Permukiman (PUPR Perkim) Bangli di ruang Krisna Pemkab Bangli.

Sekda Giri Putra menyampaikan, penyusunan revisi RTRW ini bertujuan menajamkan arah pembangunan Bangli ke depan. Hal ini juga berdasarkan hasil peninjauan kembali terhadap RTRW tahun 2013-2033, sehingga dapat disimpulkan RTRW tahun 2013-2033 dinyatakan direvisi dengan pencabutan.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, revisi dilakukan karena sangat dinamisnya pembangunan di Bangli. “Dan, perlu dilakukan peninjauan kembali untuk penyesuaian terhadap kebutuhan Kabupaten Bangli masa yang akan datang,” jelasnya.

Dengan adanya RTRW ini, jelasnya, Bangli dapat memanfaatkan ruang terkendali yang sesuai, baik, tepat sasaran, dapat memberi kepastian, serta mempercepat investasi. Di samping itu, dia berharap melalui konsultasi publik dapat diperoleh berbagai macam sumbangsih pemikiran, sekaligus dijadikan wadah meningkatkan pemahaman yang sama dalam pelaksanaan perencanaan RTRW.

“Serta dapat mewujudkan tujuan RTRW Kabupaten Bangli sebagai gerbang NKRI yang mandiri, berdaya saing berbasis agrominawisata dan lainnya, selain tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup,” urainya.

Baca juga :  K3S Denpasar Serahkan Bantuan Sembako di Yayasan Sayangi Bali

Kepala Dinas PUPR-Perkim Bangli, I Wayan Suastika, menyampaikan, konsultasi publik ini bertujuan mendapat saran dan masukan dari seluruh OPD terkait. Dengan begitu akan lahir RTRW Kabupaten Bangli yang komprehensif, terintegrasi, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan serta investasi.

Dalam kegiatan itu hadir Kepala Kantor BPN Bangli, OPD terkait di lingkungan Pemkab Bangli, dan konsultan. Hasil yang diharap dari konsultasi publik ini adalah terlaksananya finalisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang RTRW Kabupaten Bangli tahun 2021-2041.

“Juga agar dapat segera menerbitkan berita acara kesepakatan pengajuan persetujuan substansi, dan terlaksananya peran masyarakat dalam penyelenggaraan penataan ruang,” pungkasnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.