Rakernas BPLP-YPLP PGRI Pusat 2026, Sekolah PGRI Didorong Menjadi Pusat Pendidikan Unggul

KETUA PGRI Bali, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, foto bersama Pengurus YPLP PGRI Bali dan Pengurus YPLP PGRI Kota Denpasar, serta kepala sekolah PGRI saat menghadiri Rakernas BPLP PGRI dan YPLP PGRI Pusat 2026 di Jakarta. Foto: ist
KETUA PGRI Bali, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, foto bersama Pengurus YPLP PGRI Bali dan Pengurus YPLP PGRI Kota Denpasar, serta kepala sekolah PGRI saat menghadiri Rakernas BPLP PGRI dan YPLP PGRI Pusat 2026 di Jakarta. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, JAKARTA – Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) melalui Badan Pembina Lembaga Pendidikan (BPLP) dan Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) PGRI Pusat menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang diselenggarakan selama tiga hari, 26-28 Januari 2026 di Merlynn Park Hotel, Jalan KH. Hasyim Ashari No. 29, Jakarta Pusat.

Rakernas tersebut diikuti oleh berbagai unsur strategis PGRI, di antaranya Pengurus Besar PGRI, Pengurus BPLP PGRI, Pengurus YPLP PGRI Pusat, Pengurus PGRI provinsi dan kabupaten/kota, pimpinan perguruan tinggi PGRI, serta para kepala sekolah PGRI dari berbagai daerah di Indonesia, sebagai langkah strategis memperkuat arah pengembangan pendidikan PGRI secara nasional.

Read More

Dari Bali, Pengurus YPLP PGRI Bali dan Pengurus YPLP PGRI Kota Denpasar, serta kepala sekolah PGRI turut berpartisipasi aktif dengan mengirimkan perwakilan untuk mengikuti Rakernas tingkat nasional tersebut. Termasuk Ketua PGRI Bali, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, hadir di acara Rakernas tersebut.

Kepala SMP PGRI 2 Denpasar, Ayu Sri Wahyuni, yang juga Sekum PGRI Bali, turut membawa aspirasi dan pengalaman pengelolaan sekolah PGRI di tingkat daerah. ‘’Kami bangga berkesempatan bertemu dengan orang-orang PGRI dari berbagai penjuru Tanah Air,’’ ungkap Ayu Sri Wahyuni.

Disampaikan, salah satu tujuan utama Rakernas adalah menetapkan Rencana Strategis (Renstra) pengembangan persekolahan PGRI tahun 2026–2045, sekaligus menetapkan program kerja BPLP dan YPLP PGRI Pusat Bidang PAUD Dikdasmen Tahun 2026. Selain itu, forum nasional tersebut juga diarahkan untuk mengidentifikasi berbagai isu aktual kebijakan pendidikan, mulai dari pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, menengah, hingga perguruan tinggi yang berkembang secara dinamis.

Rakernas juga diharapkan mampu mendorong peningkatan jumlah peserta didik dan mahasiswa di seluruh satuan pendidikan PGRI melalui penguatan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, baik pemerintah maupun mitra strategis lainnya. Hasil yang diharapkan dari Rakernas tersebut antara lain tersusunnya rekomendasi resmi kebijakan pendidikan, tersedianya strategi peningkatan jumlah peserta didik, serta terfasilitasinya satuan pendidikan PGRI agar menjadi lembaga yang unggul dan berdaya saing.

Sementara itu, James Frans Tomasouw sebagai Ketua Departemen Pembinaan dan Pengembangan Lembaga Pendidikan PB PGRI sekaligus Pengurus YPLP Pusat dalam Rakernas tersebut menyampaikan visi besar Renstra YPLP PGRI, yaitu transformasi ekosistem pendidikan PGRI dan mendorong sekolah PGRI menjadi pusat pendidikan unggul berbasis karakter, teknologi (cyber pedagogy), inovasi, komunitas dan jaringan global.

“Maka, mari kita bergerak. Dari sekolah yang hari ini masih mencari perhatian, menuju sekolah yang esok hari menjadi pusat inspirasi. Dari sekolah yang sekarang dipandang biasa, menuju sekolah yang kelak menjadi rujukan dunia,” ujar James Frans Tomasouw yang pernah hadir pada acara pelantikan Pengurus Perwakilan YPLP PGRI Provinsi Bali periode 2025–2030.

Melalui keikutsertaan dalam Rakernas tersebut, YPLP PGRI Bali berharap hasil Rakernas dapat memperkuat mutu layanan pendidikan PGRI di daerah. Secara tidak langsung, Rakernas bisa menjadi tonggak penting dalam mewujudkan pendidikan PGRI yang adaptif, berkualitas, dan dipercaya masyarakat. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.