Pria Ini Curi Emas Rp90 Juta Milik Ortu Pacar, Digadai untuk Biaya Rumah Sakit Ortunya

  • Whatsapp
DEWA Swela, tersangka pencurian sejumlah perhiasan emas saat digiring anggota polisi di Mapolres Buleleng. Foto: rik
DEWA Swela, tersangka pencurian sejumlah perhiasan emas saat digiring anggota polisi di Mapolres Buleleng. Foto: rik

BULELENG – Dewa Made Swela (35) warga Desa Sari Mekar, Buleleng, terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. Dia diciduk polisi karena terbukti mencuri sejumlah perhiasan milik orangtua (ortu) pacarnya. Emas itu digadaikan dan hasilnya dipakai untuk biaya berobat ortu tersangka di rumah sakit.

Kasus ini bermula dari laporan korban Nyoman Merta (66), warga Desa Banjar, Buleleng, yang tak lain adalah ortu pacar tersangka Dewa Swela, ke Polsek Banjar. Dalam laporannya, Merta mengaku kehilangan 6 buah cincin emas, 1 kalung rantai emas, 1 buah gelang emas, 3 pasang anting-anting emas.Barang-barang perhiasan yang raib itu semuanya tersimpan di dalam dompet yang diletakkan di bawah kasur. Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp90 juta.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan laporan itu, unit Reskrim Polsek Banjar langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil meringkus Dewa Swela sebagai tersangka.Seizin Kapolres Buleleng, Kapolsek Banjar, AKP Made Agus Dwi Wirawan mengatakan, Dewa Swela yang merupakan pacar anak korban yang bernama Putu Widiadnyani berhasil diringkus berdasarkan hasil penyelidikan. Dari keterangan tersangka, aksi itu dilakukan Dewa Swela sebanyak empat kali sejak bulan Oktober hingga November 2020.

Untuk mengelabuhi aksinya itu, tersangka Dewa Swela juga sempat menukarkan perhiasan emas dengan perhiasan imitasi. “Emas itu diambil sedikit demi sedikit. Emas itu disimpan korban di bawah kasurnya. Karena tahu, tersangka leluasa masuk ke kamar orangtua pacarnya dan mengambil emas tersebut,” terang AKP Agus Dwi, Selasa (15/12/2020), di Mapolres Buleleng.

Baca juga :  PSSI Terima Permintaan RUPS Luar Biasa LIB dari 14 klub Liga 1, Termasuk Bali United

Kemudian Dewa Swela menggadaikan perhiasan emas yang dicurinya itu di sejumlah unit pegadaian di Buleleng. Dari hasil menggadaikan emas curian, tersangka berhasil mengantongi uang Rp64 juta lebih. Uang tersebut digunakan tersangka untuk biaya pengobatan ortunya yang diopname di RSUP Sanglah. ”Tersangka Dewa Swela ditangkap oleh anggota usai menggelar upacara pengabenan orangtuanya yang meninggal dunia pada Sabtu 12 Desember lalu. Saat diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya,” kata AKP Agus Dwi.

Sementara itu, Dewa Swela mengaku nekat mencuri perhiasan ortu pacarnya untuk menutupi biaya perawatan ortunya yang sakit.”Bapak sakit sudah lama dan dirawat di RSUP Sanglah. Karena tidak ada uang untuk bayar biaya pengobatan jadi terpaksa mencuri. Semua hasil curian itu jadinya saya pakai untuk keperluan bapak, sampai bapak meninggal saya juga tidak punya biaya untuk upacara ngaben,” ujar tersangka.

Akibat perbuatannya tersebut, tersangka Dewa Swela terancam dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman pidana paling lama 5 tahun penjara. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.