Giri Prasta-Suiasa Temu Wirasa di Kedonganan, Komit Pulihkan Ekonomi, Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Digital

  • Whatsapp
BUPATI Giri Prasta didampingi Wabup Suiasa saat temu wirasa di Kelurahan Kedonganan, Senin malam (14/12/2020). Foto: ist
BUPATI Giri Prasta didampingi Wabup Suiasa saat temu wirasa di Kelurahan Kedonganan, Senin (14/12/2020) malam. Foto: ist

MANGUPURA – Dalam rangka melaksanakan konsep perencanaan pembangunan partisipatif, Senin malam (14/12/2020) Bupati Badung,  I Nyoman Giri Prasta; didampingi Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, melaksanakan temu wirasa dengan tokoh desa adat dan dinas di Kelurahan Kedonganan, di Wantilan Desa Adat Kedonganan Kuta.

Temu Wirasa itu bertujuan menyerap aspirasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan yang ada di wilayah, mengingat perencanaan pembangunan dengan pendekatan partisipatif merupakan strategi pembangunan yang ditempuh Bupati Giri Prasta dan Wabup Suiasa dalam membangun Badung empat tahun terakhir.

Bacaan Lainnya

Bendesa Adat Kedonganan, Wayan Mertha, mewakili masyarakat Kedonganan menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas segala program pembangunan di segala bidang yang telah dilaksanakan bupati dan wakil bupati.   Semua program sudah betul betul benar pro rakyat  dan menyentuh kebutuhan dasar warga Badung.

Dalam kesempatan tersebut Mertha juga menyampaikan tiga usulan permohonan bantuan dari pemerintah yang diharapkan bisa direalisasikan pada tahun 2022. Pertama, program rencana penataan Pantai Kedonganan. Kedua, terkait Ngusaba Desa Adat Kedonganan, dan ketiga, permohonan bantuan penyediaan bak sampah agar masyarakat bisa melakukan pemilahan sampah langsung pada sumbernya.

Baca juga :  Tiga Pasien Corona di Denpasar Sembuh, Tidak Ada Penambahan Kasus Positif Baru, OTG Bertambah 15 Orang

Menanggapi hal tersebut, Bupati Giri Prasta didampingi Wabup Suiasa menyampaikan komitmen melanjutkan perjuangan dalam mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat Badung. Selaku pemimpin di Kabupaten Badung, ia berkomitmen melanjutkan perjuangan dalam mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat Badung. “Berkenaan dengan usulan Desa Adat Kedonganan, apabila setengah APBD bisa kita raih, maka semua program pembangunan yang ada di Kedonganan tahun 2022 akan kita realisasikan,” ucapnya.

Menurut Bupati Giri Prasta, pemimpin yang kuat adalah pemimpin yang mampu mewujudkan rasa aman dan persatuan di tengah heteroginitas masyarakat, dengan selalu komitmen menerapkan konsep law enforcement dimana hukum menjadi panglima. Pemimpin yang berhasil adalah pemimpin yang mampu mewujudkan keadilan sosial di tengah masyarakat, tanpa memandang suku, agama dan ras. Karena semua harus sama rasa dan sama dapat.

Di sisi lain, dalam upaya pemulihan pandemi dan ekonomi akibat dampak Covid-19, Pemkab Badung sudah melakukan beberapa upaya nyata seperti misalnya dengan menerapkan protokol kesehatan CHSE di  daerah tujuan wisata maupun di seluruh hotel dan restoran di Badung.

Melalui upaya tersebut diharapkan wisatawan yang datang berkunjung dapat merasa aman dan nyaman. “Disamping itu,  ke depan sebagai upaya recovery bidang ekonomi kita akan bangkitkan UMKM dan ekonomi digital dengan memberikan pelatihan pendampingan maupun stimulus dana yang bersumber dari APBD. Pemulihan ekonomi inilah yang akan kita fokuskan mengingat pembangunan infrastruktur kita sudah di level 94 persen,” tutupnya. gay

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.