Polsek Pupuan dan Busungbiu Sinergi Bubarkan Balapan Liar di Jalan Raya Bantiran-Kemoning

  • Whatsapp
POLSEK Pupuan, Tabanan, dan Polsek Busungbiu, Buleleng, membubarkan aksi balapan liar di Jalan Raya Bantiran-Kemoning, Rabu (11/11/2020). Foto: ist
POLSEK Pupuan, Tabanan, dan Polsek Busungbiu, Buleleng, membubarkan aksi balapan liar di Jalan Raya Bantiran-Kemoning, Rabu (11/11/2020). Foto: ist

TABANAN – Polsek Pupuan, Tabanan, dan Polsek Busungbiu, Buleleng, bersinergi membubarkan aksi balapan liar yang selama ini meresahkan masyarakat pengguna jalan di Jalan Raya Bantiran-Kemoning. Kedua jajaran polsek bertetangga itu pun melakukan razia di sepanjang jalan yang jadi rute balapan liar, Rabu (11/11/2020).

Kapolsek Pupuan, AKP I Ketut Agus Wicaksana Julyawan, mengatakan, pembubaran aksi balapan liar di lokasi tersebut untuk menindaklanjuti laporan keresahan masyarakat. “Lokasi balapan liar yang dilakukan sejumlah anak muda tersebut berada di dua wilayah hukum, yakni di wilayah hukum Polsek Pupuan dan Polsek Busungbiu,” ujar Agus, yang saat itu juga bersama Kapolsek Busungbiu, AKP I Gede Budiarta.

Bacaan Lainnya

Saat polisi melakukan penyisiran di sepanjang jalan yang menjadi rute balapan liar, beberapa anak muda yang diduga akan ikut balapan langsung dihadang, sekaligus mendapatkan peringatan dari petugas.

“Masyarakat di wilayah Desa Bantiran (Pupuan) dan Banjar Kemoning, Desa Puncaksari (Busungbiu) mengaku merasa sering terganggu dengan aktivitas para remaja yang suka kebut-kebutan motor atau balapan liar di jalan raya. Mereka melakukan aksi tersebut pada waktu malam maupun siang hari,” ujar Agus.

Dalam kegiatan tersebut, petugas kepolisian juga masih menemukan pengendara motor yang tidak menggunakan masker pada masa pandemi Covid-19. Polisi pun dengan tegas minta kepada warga yang tidak mengenakan helm dan masker untuk balik pulang.

Baca juga :  Desa Duda Timur Dipasang Bilik Sterilisasi

“Kami tidak hanya membubarkan aksi balapan liar, namun juga menindak warga yang tidak memakai masker. Hal itu kami lakukan karena saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, sehingga ini juga sebagai antisipasi untuk memutus penyebaran Covid-19,” pungkas Agus. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.