Polres Jembrana Akhiri Operasi Zebra Lempuyang 2020 dengan Bagi-bagi Sembako

  • Whatsapp
KASATLANTAS Polres Jembrana, Iptu Shinta Ayu Pramesti. foto: ist

JEMBRANA – Mengakhiri Operasi Zebra Lempuyang Agung 2020, Satlantas Polres Jembrana, Bali melaksanakan kegiatan membagikan sembako, masker, handsanitizer, helm dan permen dikemas dalam satu paket. Sedikitnya 100 paket yang dibagikan kepada pengguna jalan.

Kasatlantas Polres Jembrana, Iptu Shinta Ayu Pramesti, Selasa (10/11/2020) mengatakan, bingkisan tersebut dibagikan untuk mengapresiasi masyarakat yang tertib protokol kesehatan dan tertib berlalulintas. “Kami berikan apresiasi karena sampai hari terakhir operasi, dari evaluasi masyarakat sudah tertib,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Pramesti mengatakan, Operasi Zebra Lempuyang Agung 2020 berlangsung dari 26 Oktober hingga 8 November, kejadian lalu lintas nihil dan mengalami penurunan dari tahun 2019. Di 2019 jumlah kejadian 11, tahun ini nihil.

Demikian juga kecelakaan dengan luka berat dan ringan. Tahun 2019 luka ringan 12 orang. Kerugian materiil nihil. “Operasi Lempuyang kali ini terjadi penurunan kecelakaan dari tahun sebelumnya,” jelasnya

Jumlah kendaraan yang ditilang turun 97 persen. Tahun 2019 jumlah tilang 1350. Tahun 2020 hanya 39 yang ditilang. Teguran tertulis, dari 140 tahun di 2019 mengalami penurunan 130 di tahun 2020. Hanya teguran lisan yang banyak. Tahun sebelumnya teguran lisan hanya tiga, namun tahun 2020 meningkat 818 (27,166 persen). Lakalantas untuk tahun ini turun baik kualitas dan kuantitas.

Baca juga :  Putra Putri Asbest Ambassador 2020 Dinobatkan, Selly Mantra Harap Lahirkan Generasi Muda Berprestasi dan Berjiwa Wirausaha

Sementara pelanggaran lebih banyak anak dibawah umur dan tidak menggunakan helm SNI. “Untuk penindakan tilang, maupun teguran mengalami penurunan karena lebih ditekankan pada teguran lisan secara humanis. Namun kesadaran masyarakat menjaga keselamatan dan tertib berlalu lintas masih rendah,” tegasnya.

Pihaknya juga menekankan disiplin dalam berlalu lintas baik menggunakan helm SNI. Demikian juga protokol kesehatan dimana harus menggunakan masker. “Kami juga sosialisasi prokes. Seperti pakai handsanitizer, mencuci tangan dan menjaga jarak. Ini untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya 024

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.