Polres Gianyar Sita Sabu-Ribuan Pil Koplo, Satu Tersangka di Bawah umur

  • Whatsapp
KAPOLRES Gianyar, AKBP I Made Bayu Sutha Sartana; didampingi Kasat Reserse Narkoba AKP I Ketut Merta dan Kasubag Humas AKP I Nyoman Hendrajaya menunjukan barang bukti yang berhasil disita. Foto: adi
KAPOLRES Gianyar, AKBP I Made Bayu Sutha Sartana; didampingi Kasat Reserse Narkoba AKP I Ketut Merta dan Kasubag Humas AKP I Nyoman Hendrajaya menunjukan barang bukti yang berhasil disita. Foto: adi

GIANYAR – Satuan Resnarkoba Polres Gianyar mengamankan empat tersangka dan ribuan pil koplo. Keempat tersangka merupakan satu jaringan yang berhasil diungkap dalam waktu singkat.

Kapolres Gianyar, AKBP I Made Bayu Sutha Sartana; didampingi Kepala Satresnarkoba AKP I Ketut Merta, dan Kasubbag Humas AKP I Nyoman Hendrajaya, Senin (21/6/2021) mengungkapkan, pengungkapan berkat informasi terkait akan dilakukan transaksi narkoba di wilayah Singapadu Kaler, Sukawati.

Bacaan Lainnya

Tim yang melakukan penyelidikan lalu menangkap satu orang yang dicurigai bernama ARK (16), beralamat sementara di Lingkungan Ubung, Denpasar pada Kamis (17/6/2021) sekitar pukul 00.20. Saat anak di bawah umur ini digeledah, polisi mendapati satu paket sabu-sabu seberat 2,06 gram dalam bungkus plastik klip kecil di sandal jepit. “Juga tujuh pil warna putih dengan logo Y di bawah jok motor tersangka,” kata Kapolres.

Ketika diinterogasi, ARK mengaku mendapat obat-obatan terlarang itu dari seseorang di Padangsambian, Denpasar. Tim kemudian memburu tersangka yang disebutkan itu ke alamat yang diberikan. Dua jam berselang, tersangka bernama Jono (29) ditangkap. Dari hasil penggeledahan tempat tinggalnya, polisi menemukan 770 butir pil berlogo Y. 

Setelah mengamankan Jono, petugas kembali melakukan pengembangan dengan mengorek informasi dari kedua tersangka yang diringkus. Mereka kompak “berkicau” pil berlogo Y itu didapat dari seseorang bernama Alek yang beralamat di Jalan Cargo Sari, Lingkungan Liligundi, Kelurahan Ubung Kaja, Denpasar. Tim opsnal kemudian menyanggong tempat yang disebutkan tersangka. Akhirnya, pada Sabtu (19/6) sekitar pukul 12.30, Alek dapat ditangkap. Kembali polisi menemukan pil berlogo Y, kali ini sebanyak 80 butir. 

Baca juga :  Sejak 7 September, Tim Yustisi Denpasar Jaring 1.393 Pelanggar Prokes, 686 Orang Didenda

Petugas kembali mendalami asal usul pil yang juga disebut pil putih atau pil siput itu. Hingga info terakhir, diamankan tersangka Ceppy Ersaltif alias Ersa (26) yang beralamat Jalan Pulau Yoni, Kelurahan Pemogan, Denpasar. “Dari tersangka yang keempat, kami mengamankan 1.006 butir pil putih berlogo Y. Total barang bukti yang diamankan dari keempat tersangka berjumlah 1.863 butir pil,” terangnya.

Para tersangka dijerat pasal 197 Undang-Undang No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp1,5 miliar. Juga pasal 112 (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal empat tahun penjara. “Untuk tersangka yang masih di bawah umur, kami sedang berkoordinasi dengan PPA Kabupaten Gianyar sebagai tindak lanjut,” terang Kapolres menandaskan. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.