PKK Provinsi Bali Kampanyekan 3M, Penggemar Gema Merdeka Antusias Interaktif

TP PKK Provinsi Bali saat talkshow di Radio Gema Merdeka Ngetren. Foto: alt
TP PKK Provinsi Bali saat talkshow di Radio Gema Merdeka Ngetren. Foto: alt

DENPASAR – TP PKK Provinsi Bali terus bergerak membantu pemerintah menyosialisasikan pencegahan dan memutus penyebaran Covid-19. Kali ini TP PKK yang diketuai Putri Suastini Koster khusus mengkampanyekan gerakan 3M, yaitu menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan di Radio Gema Merdeka Bali, 97,7 FM, Selasa (8/12/2020).

Talkshow dari pukul 13.00 hingga 14.00 ini menghadirkan narasumber Sekretaris TP PKK Provinsi Bali, Ni Made Suwastini; Kelompok Kerja IV, Ketut Murtini; serta Sekretaris Pokja III, Ni Wayan Sudiasih, dengan dipandu host Duo Yuyu, yakni Yuri dan Yuli.

Bacaan Lainnya

Selain disiarkan di Radio Gema Merdeka, talkshow ini juga disiarkan live lewat media sosial Facebook, Instagram, dan Youtube. Penggemar Radio Gema Merdeka dari empat kabupaten/kota yakni Denpasar, Badung, Tabanan, hingga Karangasem aktif berinteraksi lewat telepon menanyakan program PKK. Termasuk langkah penanganan Covid-19.

Usai acara, Suwastini mengungkapkan, TP PKK terus bergerak mengedukasi masyarakat dalam upaya mencegah penyebaran virus dengan menaati protokol Kesehatan, dan melaksanakan 3M. “Jangan bengkung (bandel), karena virus ini memang ada di dunia, bukan hanya di Bali. Mari kita sama-sama menyingkapi ini, dari yang tidak biasa menjadi biasa. Mulai dari memakai masker yang baik, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, dan menjaga jarak,” pesannya.

Dia juga mengimbau masyarakat menghindari kerumunan dan jangan panik menghadapi pandemi, dengan menjaga iman, aman, dan imun. Iman yakni tetap berdoa memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa, aman dengan menaati dan melaksanakan 3M, dan harus meningkatkan imun. Jika semua makan makanan sehat, olahraga teratur dan istirahat yang cukup, jangan panik. “Astungkara kita bisa terhindar dari virus ini,” ulasnya.

Terkait interaksi dengan pendengar, Suwastini mengaku sangat bangga. Gema Merdeka Ngetren dengan PKK dinilai terkoneksi, dan banyak pendengar antusias ingin tahu program PKK. Dia menjelaskan program PKK di antarannya Hatinya PKK, pola asuh anak dengan penuh cinta dan kasih sayang, perilaku hidup bersih dan sehat di rumah tangga, serta yang lain.

Dengan antusias itu, dia akan melapor ke Putri Suastini Koster untuk menggandeng Radio Gema Merdeka sebagai mitra menyampaikan program-program PKK. “Nanti kami sampaikan kepada beliau, dan beliau yang akan memutuskan, kami hanya mewakili beliau. Kami akan sampaikan bagaimana sinergitas TP PKK Provinsi Bali dengan Radio Gema Merdeka, karena antusias penggemarnya sangat luar biasa,” tandasnya.

Untuk diketahui, Radio Gema Merdeka merupakan salah satu radio tertua di Bali yang berdiri pada 5 April 1981, di Jalan WR. Supratman 284 Denpasar, Bali. Di tengah perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, radio yang kini berusia 39 tahun itu tetap hits di Bali, tanpa meninggalkan rohnya sebagai radio keluarga.

Hal tersebut tidak terlepas dari inovasi dan transformasi radio ini mengikuti perkembangan dunia digitalisasi, sehingga Gema Merdeka yang menyiarkan hiburan dan informasi kepada publik ini pengemarnya makin berkembang. Konten yang disajikan juga bisa dinikmati secara daring melalui internet hanya dengan berbekal telepon pintar. alt

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses