PKK Denpasar Gelar Berbagai Lomba Pelestarian Budaya

  • Whatsapp
LOMBA pelestarian adat dan budaya yang digelar PKK Kota Denpasar dalam rangka memperingati HKGPKK ke-48 dan HUT ke-232 Kota Denpasar, Minggu (23/2/2020), di halaman parkir Gedung Sewaka Dharma Lumintang.
LOMBA pelestarian adat dan budaya yang digelar PKK Kota Denpasar dalam rangka memperingati HKGPKK ke-48 dan HUT ke-232 Kota Denpasar, Minggu (23/2/2020), di halaman parkir Gedung Sewaka Dharma Lumintang.

DENPASAR – Memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-48 dan HUT ke-232 Kota Denpasar, PKK Kota Denpasar menggelar berbagai lomba pelestarian adat dan budaya pada Minggu (23/2/2020) di halaman parkir Gedung Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar. Berbagai lomba yang diadakan seperti lomba membuat kise, eteh-eteh Kuningan, membuat cili, gebogan kreasi, canang sari. Ada juga lomba merias wajah dengan mata tertutup, lomba berkebutuhan khusus, dan lomba penyuluh PKK.

Lomba yang berlangsung meriah ini dihadiri dan ditinjau oleh Wakil Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, IA Selly D. Mantra, Ketua WHDI Kota Denpasar, Antari Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, dan Ketua DWP Kota Denpasar, Kerti Rai Iswara, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.

Bacaan Lainnya

Selly Mantra mengatakan, melalui lomba ini ia mengajak masyarakat untuk tetap melestarikan adat dan budaya. Mengingat hampir setiap saat di Bali melaksanakan berbagai upacara yang salah satu kelengkapannya dilombakan saat ini. “Terlebih lagi dalam lomba ini melibatkan anak-anak sekolah yang merupakan generasi penerus sehingga dengan demikian secara dini dapat dilestarikan adat dan budaya di Bali,” ucapnya.

Baca juga :  Update Covid-19 di Denpasar: Sembuh Melonjak 35 Orang, Positif 17, Meninggal Bertambah 1

Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakan TP PKK Kota Denpasar dengan melibatkan semua komponen sangat tepat sekali. Mengingat untuk perayaan HUT Kota Denpasar menjadi milik semua masyarakat, tidak ada terkecuali. “Dapat dilihat dari lomba yang digelar PKK semua telah dilibatkan mulai dari anak-ana sampai dewasa. Bahkan juga anak-anak berkebutuhan khusus juga diberikan ruang untuk berkreativitas,” ujarnya. 026

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.