KARANGASEM – Upacara piodalan di Pura Dalem Puri, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem tetap dilaksanakan sesuai jadwal. Namun, dalam pelaksanaan di tengah pandemi Covid-19, jumlah pamedek sangat dibatasi agar tidak terjadi kerumunan.
Hal tersebut sesuai keputusan rapat bersama antara Pemkab Karangasem dan prajuru Desa Besakih dipimpin Asisten I, I Wayan Purna, Senin (4/1/2021).Jika tidak sedang pandemi, biasanya umat yang datang ke pura ini sangat banyak.
Purna mengatakan, piodalanakan berjalan sesuai agenda prajuru dengan tetap menaati protokol kesehatan (prokes) pencegahan penularan Covid-19. Masyarakat tetap diimbau supaya hadir ke Besakih berdasarkan perwakilan desa adat. “Kegiatan bakti akan dilakukan di masing-masing desa melalui tirta yang di-lungsur (dimohon) desa adat di Pura Dalem Puri. Nanti tirta yang itu oleh masing-masing bendesa adat ini akan disebar ke warga,” katanya.
Terkait Siwaratri, karena samapotensi terjadi kerumunan, dia bakal berkoordinasi ke Pemerintah Provinsi Bali. Untuk di masing-masing kabupaten hanya dilakukan di Jagatnata. Untuk masyarakat, pemerintah tidak melarang bendesa menyelenggarakan di desa sesuai prokes.
“Kominfo akan keliling menyosialisasikan ke masing-masing warga, kami sediakan petugas keamanan, baik Satgas dan pecalang. Harapan supaya tidak ada pamedek dari jauh seperti anak-anak muda ke Jagatnata untuk menghindari penyebaran Covid-19. Kegiatan Siwaratri langsung di desa atau rumah masing-masing dengan Satgas Gotong Royong,” pungkasnya. nad
























