Persiapan Piala Dunia U-20, Pemkab Gianyar Sewa Lahan Parkir

  • Whatsapp
KOMISI III DPRD Bali mengunjungi Stadion Dipta Gianyar. Foto: ist
KOMISI III DPRD Bali mengunjungi Stadion Dipta Gianyar. foto: ist

GIANYAR – Menjelang Piala Dunia U-20 pada tahun 2021 mendatang, Pemkab Gianyar, Bali, mempercantik trotoar sepanjang Jalan Dharmagiri yang menjadi jalur masuk ke Stadion Dipta. Selain itu Pemkab juga menyewa lahan parkir bagi penonton.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gianyar, Wayan Widarma Suharta, saat menerima kunjungan Komisi III DPRD Bali di Stadion Dipta, Selasa (20/10/2020). 

Bacaan Lainnya

Lahan yang disewa itu, terangnya, di wilayah Banjar Getas, Desa Buruan, Blahbatuh. Lahan seluas 1,7 hektar untuk parkir kendaraan tersebut posisinya tidak begitu jauh dari stadion. Lahan yang disewa bisa meluas lagi, karena Pemkab menargetkan lahan dapat mencapai 4 hektar dengan jangka waktu mencapai 20 tahun. “Kami sewa lahan LC milik masyarakat, lalu kami bangun parkir,” jelasnya.

Menurutnya, Piala Dunia U-20 itu sudah ada panitia pusat yang mengatur. Pemkab Gianyar kebagian membangun sarana di luar stadion, mulai dari pembangunan patung Kapten Dipta, penataan lapangan Astina, hingga sewa lahan. Nilai anggaran yang disiapkan Pemkab Gianyar mencapai Rp58 miliar.

Untuk penyelenggaraan turnamen, sambungnya, Pemkab belum sampai ke arah sana. Termasuk apakah kelak bisa menampilkan kegiatan seni Gianyar atau tidak. “Nanti kami akan koordinasikan apakah peserta diajak ke tempat event atau bagaimana,” pungkasnya.

Baca juga :  Baru 35 Desa di Buleleng Realisasikan BLT-DD Tahap Tiga

Ketua Komisi III DPRD Bali, AA Ngurah Adhi Ardana, mengatakan, kedatangan legislator untuk mendukung penyelenggaraan Piala Dunia U-20 di Gianyar. “DPRD Provinsi sedang persiapan membahas KUA-PPAS 2021. Kami berupaya seandainya masih ada kekurangan yang bisa disiapkan, terutama infrastruktur di luar venue, akan kami siapkan,” urai politisi PDIP tersebut.

Penyiapan lahan parker, ulasnya, memang sudah masuk BKK kepada Kabupaten Gianyar dengan nilai Rp10 miliar. Dalam kunjungannya, Komisi III mendengar pemerintah pusat hanya memberi bantuan 5000 singel sit. “Kalau memang tidak dari Kementerian PUPR memfasilitasi, agar segera kami bisa siapkan,” pungkasnya. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.