Peringati HANI 2021, BNNK Denpasar Sumbang Darah

  • Whatsapp
KEPALA BNNP Bali, Brigjen Pol. Drs. Gde Sugianyar Dwi Putra, saat meninjau donor darah yang diadakan BNNK Denpasar serangkaian memperingati HANI 2021 di Pos Juanda BPBD Renon, Minggu (30/5/2021). Foto: ist
KEPALA BNNP Bali, Brigjen Pol. Drs. Gde Sugianyar Dwi Putra, saat meninjau donor darah yang diadakan BNNK Denpasar serangkaian memperingati HANI 2021 di Pos Juanda BPBD Renon, Minggu (30/5/2021). Foto: ist

DENPASAR – Memperingati Hari Antinarkotika Internasional (HANI) 2021, BNN Kota Denpasar menggandeng PMI Kota Denpasar mengadakan  kegiatan donor darah bertajuk ‘Donor Darah dan Bakti Sosial : Setetes Darah untuk Kemanusiaan’ di Pos Juanda BPBD Renon, Minggu (30/5/2021). Donor darah diikuti puluhan perwakilan OPD Kota Denpasar dan masyarakat umum. Kegiatan ini menerapkan protokol kesehatan dengan prinsip 3M.

Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol. Drs. Gde Sugianyar Dwi Putra; didampingi Kepala BNNK Denpasar, AKBP Sang Gede Sukawiyasa, yang hadir di acara itu menyerahkan paket sembako dan kenang-kenangan dari pihak sponsor kepada para pendonor. Ia mengucapkan terima kasih atas partisipasi para pendonor dan berpesan untuk selalu menjauhi bahaya penyalahgunaan narkoba. Dari kegiatan donor darah berhasil mengumpulkan 48 kantong darah dari 61 orang partisipan.

Bacaan Lainnya

‘’Setetes darah kita dapat bermanfaat untuk semua orang, tentunya darah yang sehat tanpa narkotika, kita tidak tahu apakah itu orang lain atau keluarga kita sendiri yang membutuhkan. Jika darah kita sehat, kita bisa menjadi penolong,’’ ungkap Gde Sugianyar.

Gede Sukawiyasa menambahkan, berharap dengan kegiatan donor darah ini selain dapat mengumpulkan darah tapi juga sebagai upaya pencegahan penggunaan narkotika. Karena melalui darah kita bisa mengetahui seseorang itu pecandu narkoba atau bukan.

Baca juga :  Perumda TAB Tabanan Pastikan Pasokan Air Bersih Aman

Lebih lanjut ia juga mengimbau agar semua lapisan masyarakat menolak penyalahgunaan narkotika mengingat narkotika dapat membahayakan penggunanya dan orang di sekelilingnya. ‘’Saat ini Indonesia sudah mengalami darurat narkotika,’’ ujarnya.

Gede Sukawiyasa meminta partisipasi masyarakat untuk melaporkan ke BNNK Denpasar jika mendapati adanya pengguna narkotika di sekitar lingkungannya, atau pengguna sendiri yang melapor untuk direhabilitasi. ‘’Silakan laporkan kepada kita. Jadi jangan takut, kita hanya akan menjerat bandar dan pengedar, untuk pemakai akan kita rehabilitasi,’’ tutupnya. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.