Penutupan Posyandu Paripurna di Denut dan Dentim

KETUA TP PKK Kota Denpasar, Sagung Antari Jaya Negara, saat menghadiri dan menutup Posyandu Paripurna Kecamatan Denpasar Timur di Banjar Kebon Kuri, Kesiman. foto: ist

DENPASAR – Ketua TP PKK Kota Denpasar, Sagung Antari Jaya Negara, menutup Posyandu Paripurna Kecamatan Denpasar Utara (Denut) pada Selasa (13/9/2022) di Banjar Praja Sari, Peguyangan. Selanjutnya pada Rabu (14/9/2022), Sagung Antari menutup Posyandu Paripurna Kecamatan Denpasar Timur (Dentim) di Banjar Kebon Kuri, Kesiman.

Penutupan ini menandai berakhirnya serangkaian kegiatan posyandu untuk balita, ibu hamil, dan lansia yang telah dilaksanakan selama kurun waktu tiga bulan di wilayah Kecamatan Denut maupun Dentim.

Bacaan Lainnya

Sagung Antari mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat serta jajaran yang sudah membantu terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Saya harap setelah pelaksanaan posyandu paripurna ini pelaksanaan posyandu mandiri tetap dilaksanakan sebagai bagian dari pelayanan masyarakat,” kata Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar didampingi Ketua GOW Kota Denpasar, Ayu Kristi Arya Wibawa.

Sagung Antari menegaskan, pelaksanaan posyandu sebagai salah satu layanan kesehatan masyarakat, bisa dijadikan sebagai media untuk mengedukasi warga tentang pencegahan stunting.

“Saya harapkan semua elemen masyarakat dapat ikut berperan memerangi stunting untuk mencetak generasi emas 2045,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, posyandu paripurna merupakan bentuk pemberdayaan kesehatan berbasis masyarakat, yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Kota Denpasar.

Dalam pelaksanaannya, posyandu ini memadukan layanan posyandu ibu hamil, balita, lansia secara terpadu. Kegiatan posyandu ini didukung pula dengan pola integrasi layanan seperti BKB (Bina Keluarga Balita).

Layanan posyandu paripurna juga bersinergi dengan Dinas Kesehatan yang memberikan pendampingan kesehatan secara penuh dan rutin selama tiga bulan di masing-masing lokasi posyandu paripurna.

“Pelaksanaan posyandu paripurna telah berjalan dengan baik, selanjutnya agar dapat menjadi momentum bagi Pemerintah Kelurahan untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” kata Sagung Antari.

Sementara itu, Lurah Kesiman, I Nyoman Nuada, mengatakan, terlaksananya posyandu paripurna selama tiga bulan berjalan dengan lancar atas bantuan para kader PKK.

Mengingat kegiatan ini sangat bermanfaat untuk kesehatan, ia mengharapkan agar kegiatan ini bisa berkelanjutan. “Pelaksanaan posyandu tetap bisa berjalan secara mandiri minimal seminggu sekali,” ujarnya. rap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses