POSMERDEKA.COM, KLUNGKUNG – Pendapatan Daerah Klungkung nilainya direncanakan mencapai Rp1,49 triliun lebih oleh Bupati Klungkung, I Made Satria. Target itu diungkapkan saat melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama Kebijakan Umum APBD dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Tahun Anggaran 2026, saat rapat paripurna DPRD Klungkung, Rabu (13/8/2025). Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Anak Agung Anom, dan turut dihadiri Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra.
Rancangan Pendapatan Daerah Klungkung sebesar Rp1,49 triliun lebih ini, menandakan ada peningkatan sebesar Rp104 miliar lebih dibandingkan APBD 2025 yang hanya mencapai Rp1,39 triliun lebih. Bupati Satria juga merencanakan peningkatan di sektor Belanja Daerah sebesar Rp1,77 triliun lebih, atau meningkat sebesar Rp211 miliar lebih dibandingkan dengan APBD 2025 yang nilainya Rp1,56 triliun lebih.
Bupati Satria mengaku KUA dan PPAS disusun dengan memperhatikan kondisi ekonomi makro daerah beberapa tahun terakhir, seperti Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB), pertumbuhan PDRB, pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran, gini ratio dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Jadi, sebutnya, target-target pembangunan yang ingin diwujudkan sebagaimana tertuang dalam KUA yakni meliputi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,75%, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 76,26%, tingkat pengangguran terbuka sebesar 1,17%, persentase kemiskinan Klungkung 4,47%, gini rasio Klungkung sebesar 0,3%, dan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup sebesar 71,63%. baw
























