“Pelebon” Mantan Bupati Klungkung Terapkan Prokes Ketat

  • Whatsapp
IRING-IRINGAN bade dan Naga Banda yang membawa jenazah dr. Tjokorda Gde Agung menuju Setra Tegal Linggah dengan penerapan prokes Covid-19 ketat, Rabu (6/1/2021). Foto: ist
IRING-IRINGAN bade dan Naga Banda yang membawa jenazah dr. Tjokorda Gde Agung menuju Setra Tegal Linggah dengan penerapan prokes Covid-19 ketat, Rabu (6/1/2021). Foto: ist

KLUNGKUNG – Upacara pelebon dr. Tjokorda Gde Agung, salah satu penglingsir Puri Agung Klungkung dan mantan Bupati Klungkung periode 1983-1993, akhirnya berjalan lancar, Rabu (6/1/2021) meski di tengah pandemi Covid-19. Satu hal yang terlihat, penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dijalankan dengan ketat oleh keluarga almarhum.

Sebelum upacara berlangsung, seluruh keluarga dan pengayah di Puri Agung Klungkung mendapat pemeriksaan tes cepat antigen. Hanya mereka yang dinyatakan negatif yang dibolehkan mengikuti upacara, dan mengusung iring-iringan bade dan Naga Banda menuju Setra Tegal Linggah.

Bacaan Lainnya

Kapolres Klungkung, AKBP Bima Aria Viyasa, yang memimpin pengamanan upacara pelebon tersebut bersama Satpol PP dan Dinas Perhubungan Klungkung mengatakan, selama rangkaian upacara berlangsung, dia memerintah seluruh jajaran dan instansi terkait untuk memastikan siapa saja yang boleh terlibat. Caranya melalui tes cepat antigen. Seluruh masyarakat yang tidak berkepentingan juga diimbau supaya tidak ada menonton. “Hal ini kami tegaskan agar tidak ada kerumunan, guna menghindari terjadinya penyebaran virus Corona,” jelasnya.

Bupati Klungkung periode 1983-1993 ini mengembuskan napas terakhir pada Sabtu, 30 Mei 2020 lalu. Almarhum 20 tahun mengalami stroke. Jenazah almarhum lama berada di Puri Agung Klungkung, karena harus menunggu waktu yang tepat untuk palebon akibat adanya pandemi Covid-19.

Baca juga :  LPD Kedonganan Rancang Role Model Usaha Riil

Menurut adik almarhum yang juga Penglingsir Puri Agung Klungkung, Ida Dalem Semaraputra, dr. Tjokorda Gde Agung meninggal di usianya 79 tahun, karena stroke yang diderita sejak tahun 2000 silam. baw

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.