PDIP Tetap Buka Pintu Bangun Koalisi di Pilkada

KETUA DPD PDIP Bali, Wayan Koster, saat rapat konsolidasi DPD PDIP di Buleleng, Jumat (3/5/2024) sore. Foto: ist
KETUA DPD PDIP Bali, Wayan Koster, saat rapat konsolidasi DPD PDIP di Buleleng, Jumat (3/5/2024) sore. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, BULELENG – PDIP berpeluang berkoalisi dengan partai lain pada ajang Pilkada Serentak mendatang. Hal tersebut disampaikan Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster, saat rapat konsolidasi di Buleleng, Jumat (3/4/2024) sore.

Kata Koster, partainya terbuka dan membuka peluang dengan semua partai. Koster mendaku sejauh ini sudah ada komunikasi dengan partai lain, tapi dia enggan membeberkannya lebih jauh. Koalisi itu, sebut Koster, untuk di pilkada baik Gubernur maupun Bupati.

Read More

“Kami membuka kerja sama dengan partai lain. Komunikasi dengan partai lain pasti ada, namun itu sifatnya rahasia”,” elak Koster.

Terkait bakal calon Gubernur maupun Bupati Buleleng, Koster menyerahkan sepenuhnya keputusan di DPP. Termasuk dirinya yang diusulkan DPC di Bali untuk berpasangan dengan Giri Prasta dan Cok Ace. “Nama-nama yang diusulkan sudah diserahkan ke pusat. Nanti pasti ada mekanisme survei juga, dan akan diputuskan DPP,” tegasnya.

Ditanya tanggapannya apakah Giri Prasta atau Cok Ace yang lebih cocok dijadikan pasangan di Pilgub nanti, Koster menyebut keduanya sama-sama bagus. Namun, dia tidak bisa memutuskan dengan siapa nanti berpasangan. “Kalau saya dua-duanya baik, saya serahkan ke ketua kami. Untuk pengumuman rekomendasi akhir bulan Juli atau awal Agustus,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPC PDIP Buleleng, Putu Agus Suradnyana, menambahkan, khusus di Pilkada Buleleng, berdasarkan hasil penjaringan di internal DPC, ada sembilan nama yang diusulkan dari yang sebelumnya hanya delapan. Kader yang baru diusulkan itu adalah Kadek Turkini, anggota DPRD Buleleng. Suradnyana menyebut nama-nama tersebut telah diserahkan ke DPP.

“Nanti pusat yang berproses sesuai mekanisme. Itu hanya usulan saja,” terangnya.

Soal membuka peluang berkoalisi dengan partai lain untuk Pilkada Buleleng, Bupati Buleleng periode 2012-2022 ini menyebut menyerahkan sepenuhnya kepada DPD sebagai pemegang kebijakan. edy

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.