Dishub Atensi Kepadatan Arus Lalin di Penatih, Warga Ucapkan Terima Kasih

PERSONEL Dishub Kota Denpasar melakukan pengaturan arus lali lintas di pertigaan Jalan Trenggana-Siulan, Jumat (3/5/2024). Foto: tra
PERSONEL Dishub Kota Denpasar melakukan pengaturan arus lali lintas di pertigaan Jalan Trenggana-Siulan, Jumat (3/5/2024). Foto: tra

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Arus lalu lintas (lalin) di kawasan Penatih dan Penatih Dangin Puri, Denpasar Timur, mulai Jalan Padma, Trengguli, Trenggana, hingga Jalan Siulan, yang kerap macet memasuki sore hingga malam hari, menjadi atensi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar. Pantauan, Jumat (3/5/2024) sore, tampak seorang personel Dishub Kota Denpasar melakukan pengaturan arus lalin di pertigaan Jalan Trenggana-Siulan.

Kepadatan kendaraan mulai dari Jalan Trengguli, berlanjut sampai Jalan Trenggana hingga Jalan Siulan, pelan-pelan terurai. Kepadatan arus lalin terjadi akibat menumpuknya kendaraan roda dua dan empat dari arah Gianyar ke Denpasar, atau sebaliknya.

Read More

Salah seorang warga Penatih, Putu Adnyana mengaku kesal setiap melintas di kawasan Penatih tiap sore harinya. Start jam 4 sore arus lalin mulai padat. Meski demikian, ia mendaku terpaksa harus “menikmati” antrean kendaraan yang mengular. ‘’Terima kasih Dishub telah atensi kepadatan arus lalu lintas di Penatih. Mudah-mudahan tiap sore tetap ada personel Dishub yang jaga dan mengatur. Kalau tidak, ya pasti macet lagi,’’ ujarnya.  

Warga lain, Tu Nik, juga mengaku kesal dengan kondisi arus lalin di kawasan Penatih belakangan yang selalu padat. Keberadaan truk bertonase besar kadangkala membuat kendaraan melambat jadi pemicu kemacetan. Padahal, menurut dia, lebar jalan tersebut tidak sesuai dengan truk bertonase besar sehingga menjadi penyebab kepadatan.

‘’Mestinya kalau ada truk bertonase besar seperti memuat gas elpiji, air mineral, atau pun bahan bakar minyak jangan melintas pada jam-jam padat, pagi atau sore hari. Jelas ini akan mengganggu aktivitas warga yang notabene berada di kawasan perdesaan,’’ gerutunya. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.