Pastikan PTM Terbatas Aman, Siswa dan Guru Akan Dites Swab Acak

  • Whatsapp
KABID Pembinaan SMP Disdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama. Foto: tra
KABID Pembinaan SMP Disdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama. Foto: tra

DENPASAR – Kementerian Kesehatan menyiapkan strategi surveilans atau deteksi Covid-19 untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 selama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di sekolah. Kemenkes akan melakukan tes swab secara acak terhadap peserta didik serta Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) yang melaksanakan PTM Terbatas.

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, membenarkan program Kemenkes tersebut guna memastikan PTM Terbatas aman. Pihaknya sudah menyetor data sekolah yang melaksanakan PTM Terbatas, berikut jumlah siswa dan guru ke Kemenkes.

Bacaan Lainnya

‘’Kapan jadwal pelaksanaan tes swab untuk siswa dan guru, belum ada jawaban dari Kementerian Kesehatan,’’ kata Agung Wiratama, Senin (11/10/2021).

Ia mengungkapkan, Kemenkes akan menerapkan random sampling dengan mengambil sampel 10 persen dari total sekolah yang melaksanakan PTM Terbatas di satu kabupaten/kota akan dilakukan tes acak. Di situ akan dibagi lagi secara proporsional untuk setiap kecamatan. Tes acak dilakukan untuk masing-masing 30 guru dan murid.

Apabila kasus positif ada di atas 5 persen, maka sekolah akan ditutup selama 2 minggu. Sambil menunggu belajar luring lagi, prokes diperbaiki. Jika kasus positif 1 persen sampai 5 persen, satu kelas yang ada kasusnya diminta dikarantina. Sedangkan lainnya bisa belajar seperti biasa.

Baca juga :  Penjual Atribut Merah Putih Sepi Pembeli

Sedangkan, apabila di bawah 1 persen, tindakan yang dilakukan seperti biasa. Mereka yang kontak erat dengan terkonfirmasi positif menjalani karantina. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.