Pasien Covid-19 Meninggal di Jembrana Bertambah

  • Whatsapp
dr. I Gusti Agung Putu Arisantha. Foto: ist
dr. I Gusti Agung Putu Arisantha. Foto: ist

JEMBRANA – Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana kembali mencatat seorang pasien probable Covid-19 meninggal dunia. Pasien laki-laki berusia 54 tahun asal Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana ini meninggal dalam perawatan di ruang isolasi RSU Negara, Sabtu (7/11/2020) subuh, dan hasil tes swab positif Covid-19.

Dari informasi yang dihimpun, Minggu (8/11/2020), pasien yang meninggal tersebut memiliki riwayat penyakit jantung dan DM tipe 2. Pasien ini masuk RSU Negara pada Kamis (5/11/2020) dan setelah dites cepat dinyatakan reaktif. Kemudian pada Sabtu (7/11/2020) sekitar pukul 03.30 Wita, kondisi pasien memburuk dan sudah dilakukan tindakan darurat secara optimal. Tetapi, akhirnya pasien mengembuskan napas terakhirnya pada pukul 05.07 Wita.

Bacaan Lainnya

Humas Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana, dr I Gusti Agung Putu Arisantha, mengatakan, pasien yang dinyatakan meninggal ini, sebenarnya pada Jumat (6/11/2020) pasien sudah sempat diuji usap (swab test). Dan pada Sabtu (7/11/2020) setelah meninggal hasilnya keluar dan positif. “Untuk penanganan jenazah pasien sesuai dengan protokol penanganan jenazah Covid-19, dan Minggu (8/11/2020) jenazah pasien diberangkatkan ke Mumbul untuk dikremasi,” katanya.

Arisantha mengatakan, akumulasi pasien positif Covid-19 di Jembrana per Minggu (8/11/2020) sebanyak 469 orang, dengan kasus sembuh 446 orang. Masih dirawat di RSU Negara 8 orang dan dirawat di puskesmas 1 orang. “Hampir setiap hari RSU Negara memulangkan pasien yang sudah dinyatakan sembuh dan tidak ditemukan gejala terinfeksi virus,” jelasnya.

Baca juga :  Kabar Baik, Persentase Kesembuhan Pasien Covid-19 Denpasar Meningkat Jadi 91,12%

Dia mengimbau agar masyarakat selalu disiplin mengikuti protokol kesehatan (prokes) dan wajib terus ditingkatkan. Kata dia, jika tidak ingin terpapar Covid-19, maka wajib masyarakat untuk menjaga kesehatan, meningkatkan imunitas dan mengikuti prokes khususnya menerapkan protokol 3M yaitu, menggunakan masker dengan baik dan benar, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak aman minimal 1 meter.

Arisantha menekankan peran aktif masyarakat sangat penting dalam pencegahan penularan Covid-19 di Kabupaten Jembrana. “Mari sama-sama waspada. Terutama mereka yang rentan karena faktor usia atau memiliki penyakit bawaan. Tetap disiplin laksanakan pencegahan melalui penerapan protokol kesehatan 3M,” pungkasnya. 024

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.