Partai Golkar Buka Akademi Wirausaha Bali, Peserta Diseleksi Lewat Kompetisi

  • Whatsapp
SUTRISNA Dewi menguraikan proses seleksi peserta Akademi Wirausaha Bali yang diselenggarakan DPD Partai Golkar Bali, Senin (9/11/2020). Foto: gus hendra
SUTRISNA Dewi menguraikan proses seleksi peserta Akademi Wirausaha Bali yang diselenggarakan DPD Partai Golkar Bali, Senin (9/11/2020). Foto: gus hendra

DENPASAR – Para tamatan perguruan selama ini memiliki pola pikir akan mencari kerja bermodal ijazah yang dimiliki. Perubahan pasar kerja, terutama pada masa pandemi Covid-19 ini, membuat cara pandang itu harus diubah. “Harus mengubah job seeker (pencari kerja) menjadi job creator (pencipta lapangan kerja),” kata Sayu Ketut Sutrisna Dewi, pendiri Indonesia Young Entrepreneur School, selaku narasumber dalam webinar Bali Entrepreneur Academy yang diselenggarakan DPD Partai Golkar Bali, Senin (9/11/2020).

Untuk mengubah cara pikir lama itu, jelasnya, makanya Golkar mengadakan akademi wirausaha Bali ini. Pelatihan ini, terangnya, bertujuan memberi pendampingan kepada mereka yang berbisnis pemula. Atau mereka yang punya ide tapi belum mengeksekusi sebagai bisnis tetap. “Karena tidak semua bisa dibina, maka peserta diseleksi lewat kompetisi. Setelah itu akan diseleksi, dan dilatih rencana bisnisnya untuk  seleksi tahap kedua,” urai akademisi Universitas Udayana tersebut.

Bacaan Lainnya

Bagi peserta akademi yang lolos seleksi, sambungnya, akan diberi pendampingan pada awal Desember selama dua bulan. Mereka akan dibukakan akses pasar dan permodalan. Syarat peserta adalah masyarakat yang berdomisili di Bali, dengan rentang usia antara 20 tahun sampai maksimal 40 tahun.

Baca juga :  Update Covid-19 di Denpasar: Sembuh 5, Positif 19 dan Meninggal Bertambah 1 Orang

“Ini bagus bagi yang sudah punya ide usaha tapi belum matang, atau usahanya sudah jalan tapi perlu pendampingan. Syarat terpenting kegiatan ini adalah mau mengikuti sejak awal sampai akhir, karena semua proses akademik. Jadi, tidak bisa mau ikut awal saja atau akhirnya saja,” ungkapnya.

Bagi masyarakat yang ingin menjadi peserta, disilakan mengirim proposal dengan menulis ide usahanya. Proposal dikirim melalui website infoindonesiayes@gmail.com dan media sosial Golkar Bali. Dia mengingatkan yang dinilai adalah ide usahanya, bukan apakah penulisannya bagus atau tidak. Kemudian apakah rencana bisnis yang disampaikan masuk selera pasar atau tidak.

“Yang lolos seleksi dapat pendampingan. Ini bagus sekali karena bukan sekadar seminar, tapi juga berisi pendampingan,” tandasnya.

Sebelumnya saat membuka acara, Ketua DPD Partai Golkar Bali, I Nyoman Sugawa Korry, menyebut partainya dengan doktrin kekaryaan sejak awal diarahkan untuk turut mengatasi dan memberi solusi di masyarakat. Salah satunya di tengah pandemi Covid-19 yang tak hanya berimbas kepada kesehatan, tapi juga ekonomi. “Untuk tahap awal kegiatan ini akan direkrut 20 wirausaha muda, dan selanjutnya disaring menjadi 10 wirausaha. Peserta yang masuk diseleksi dengan format kompetisi,” tandas Wakil Ketua DPRD Bali itu. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.